Dalam pengalaman penggunaan tersebut, ZRAM bahkan dianggap mampu memperpanjang umur pemakaian Mini PC tanpa harus terburu-buru melakukan upgrade RAM.
Instalasi CachyOS dan Kustomisasi Desktop
Proses instalasi CachyOS dilakukan menggunakan media booting Ventoy. Namun, terdapat kendala ketika menggunakan systemd-boot sebagai bootloader karena proses instalasi mengalami kegagalan berulang pada Mini PC yang digunakan.
Masalah tersebut kemudian dapat diatasi dengan mengganti bootloader menjadi GRUB.
Untuk sistem berkas, partisi dibuat secara manual menggunakan BTRFS pada direktori root. Salah satu keuntungan BTRFS adalah dukungan terhadap snapshot sistem yang dapat membantu pengguna melakukan pemulihan ketika terjadi masalah.
Untuk lingkungan desktop, digunakan KDE Plasma. Pilihan ini membuat proses migrasi dari Ubuntu Studio terasa lebih mudah.
Tampilan KDE kemudian dikustomisasi menyerupai lingkungan kerja Ubuntu Studio. Bar navigasi ditempatkan di bagian atas dengan sejumlah pintasan aplikasi dan indikator penggunaan CPU, GPU, RAM, serta kecepatan internet.
Desktop virtual dan Activity Manager juga dimanfaatkan untuk mendukung multitasking. Sejumlah codec video, pustaka, serta aplikasi kreatif kemudian dipasang secara manual.
Hasil akhirnya adalah lingkungan kerja yang tetap terasa familiar, tetapi memiliki respons sistem yang lebih baik.
Performa CachyOS Saat Digunakan Editing
Pengujian penggunaan harian menunjukkan bahwa peningkatan CachyOS tidak hanya terlihat dari angka benchmark.
Waktu rendering video memang tidak melonjak secara drastis. Peningkatannya berada di kisaran 5 hingga 10 persen lebih cepat.
Namun, keunggulan terbesar justru terasa pada responsivitas sistem.