LAMPUNG BARAT – Masyarakat Kabupaten Lampung Barat bakal mendapatkan akses pelayanan haji dan umrah yang lebih dekat. Pembangunan Kantor Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Lampung Barat resmi dimulai di Kawasan Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balikbukit, Senin (24/8/2026).
Pembangunan fasilitas tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin. Lokasi kantor berada tepat di belakang Masjid Bintang Mas Islamic Center dan nantinya menjadi bagian dari layanan di bawah naungan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI.
Kehadiran PLHUT diharapkan dapat memangkas jarak pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan administrasi, informasi, maupun pendampingan terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Prosesi peletakan batu pertama turut disaksikan Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Lampung Drs. H. M. Ansori E. Citra, Kepala Kemenag Lampung Barat Miftahussurur, Ketua MUI Lampung Barat, sejumlah kepala perangkat daerah serta para camat.
Kantor PLHUT tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 10 x 20 meter dengan bangunan dua lantai. Lahan itu merupakan tanah hibah dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang proses penyerahannya telah ditandatangani pada Februari 2026.
Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Lampung Drs. H. M. Ansori E. Citra menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Lampung Barat atas dukungan yang diberikan melalui penyediaan lahan untuk pembangunan fasilitas pelayanan tersebut.
“Ucapan terima kasih dan apresiasi atas support, dukungan yang kuat dari Pemkab Lampung Barat, atas tanah hibah yang telah ditandatangani di bulan Februari kemarin,” ujar Ansori.
Menurut Ansori, pembangunan kantor PLHUT merupakan tindak lanjut dari komitmen yang telah disampaikan setelah proses hibah lahan dilakukan.
“Saat itu saya berjanji di tahun ini juga akan segera dibangun, dan Alhamdulillah sambutannya luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin mengatakan keberadaan PLHUT diharapkan tidak hanya menjadi kantor pelayanan administratif. Ke depan, kawasan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi ruang pembinaan dan berbagai aktivitas keumatan.
“Dengan hadirnya PLHUT di Kabupaten Lampung Barat, kita berharap masyarakat tidak lagi harus mendapatkan pelayanan yang jauh dari tempat tinggalnya,” kata Mad Hasnurin.
Menurutnya, kemudahan akses pelayanan menjadi penting karena urusan haji dan umrah berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Selain administrasi, calon jemaah juga membutuhkan informasi dan pendampingan yang dapat diperoleh secara berkelanjutan.