Mad Hasnurin juga berharap kawasan PLHUT ke depan dapat berkembang menjadi pusat pembinaan, pendidikan, dakwah dan berbagai kegiatan keumatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Atas nama Pemkab Lampung Barat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bersinergi dalam mewujudkan pembangunan PLHUT ini,” ujarnya.
Ia menekankan agar aspek kualitas turut menjadi perhatian selama proses pembangunan. Dengan demikian, fasilitas yang dibangun dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Kita berharap proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan menghasilkan bangunan berkualitas sehingga dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang,” katanya.
Bagi Pemkab Lampung Barat, pembangunan PLHUT memiliki makna lebih dari sekadar penambahan fasilitas pemerintahan. Gedung tersebut nantinya menjadi salah satu pintu pelayanan bagi masyarakat yang sedang mempersiapkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
“Karena yang kita bangun bukan sekadar sebuah gedung, tetapi sebuah sarana pelayanan yang akan menjadi bagian dari perjalanan ibadah masyarakat Lampung Barat,” tegas Mad Hasnurin.
Dengan dimulainya pembangunan tersebut, Pemkab Lampung Barat berharap pelayanan haji dan umrah semakin mudah dijangkau, terintegrasi dan mampu memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat.
Peletakan batu pertama menjadi penanda dimulainya pembangunan fasilitas yang diharapkan dapat memperkuat pelayanan keagamaan sekaligus mendekatkan akses masyarakat Lampung Barat terhadap layanan haji dan umrah.