GADGET – Kondisi pasar smartphone belakangan ini memang cukup menantang. Banyak vendor menaikkan harga perangkat mereka, namun sayangnya tidak selalu diimbangi dengan peningkatan spesifikasi yang sepadan.
Salah satu contoh yang cukup disorot adalah Redmi 17. Smartphone ini kini dibanderol di kisaran Rp3 jutaan untuk varian memori tertingginya. Padahal, dulu seri ini dikenal sebagai rajanya HP kelas menengah bawah di harga Rp1 hingga Rp2 jutaan.
Untuk membuktikan apakah kenaikan harga Redmi 17 ini layak, mari kita komparasikan dengan penantang kuat di kelas yang sama. Lawan tangguhnya adalah Motorola G57 Power, yang juga dijual di rentang harga Rp3 jutaan.
Apakah Redmi 17 benar-benar sudah naik level? Atau justru babak belur menghadapi Motorola G57 Power? Mari kita bedah spesifikasinya secara tuntas.
Desain dan Kualitas Rancang Bangun
Melihat fisiknya, Redmi 17 tampil lebih bongsor dan berat dibandingkan pesaingnya. Meski begitu, Redmi unggul dalam urusan desain visual. Varian warna hijaunya menampilkan motif daun dan aksen emas yang terkesan unik.
Di sisi lain, Motorola G57 Power punya daya tarik berbeda. Bodinya dibalut material vegan leather yang membuatnya terasa jauh lebih premium di genggaman. Desainnya mungkin polosan, namun secara material ini adalah kemenangan telak.
Selain itu, kualitas rancang bangun Motorola tidak bisa dianggap remeh. HP ini sudah mengantongi sertifikasi standar militer 810H, sehingga jauh lebih tahan banting ketimbang bodi plastik milik Redmi 17. Namun untuk urusan port, keduanya masih kompak mempertahankan jack audio 3,5 mm.
Satu kelebihan Redmi 17 yang absen di Motorola adalah ketersediaan slot MicroSD. Meski menggunakan sistem hybrid, setidaknya pengguna masih bisa menambah ruang penyimpanan ekstra.
Layar dan Ketajaman Visual
Masuk ke sektor layar, perbedaan kelas mulai terasa cukup jauh. Memang benar Redmi 17 punya dimensi layar yang lebih jumbo. Sayangnya, resolusi layar Redmi 17 ternyata masih mentok di HD Plus.
Ini berbanding terbalik dengan Motorola G57 Power yang sudah mengusung resolusi Full HD Plus. Alhasil, ketajaman visual saat menonton video atau scrolling media sosial jauh lebih memanjakan mata di layar Motorola.
Meski sama-sama menggunakan panel IPS, akurasi warnanya juga berbeda. Layar Motorola G57 Power mampu menghasilkan reproduksi warna yang lebih natural dan akurat. Sementara itu, warna pada layar Redmi 17 cenderung lebih warm (kekuningan).
Kelemahan layar Redmi 17 juga terlihat saat dilihat dari sudut samping (viewing angle), di mana layarnya menjadi lebih redup. Namun, untuk proteksi, keduanya patut diapresiasi karena sudah dilapisi Corning Gorilla Glass 7i yang kokoh.