Ia menegaskan, program ini difokuskan untuk membantu keluarga dari kalangan menengah ke bawah yang sering kali terbebani oleh pengeluaran awal tahun ajaran baru.
“Bagi orang yang mampu, seragam gratis ini mungkin merupakan program yang menurut mereka tidak terlalu penting. Tetapi bagi masyarakat kalangan menengah dan bawah, seragam gratis ini sangat berarti,” tegasnya.
Melalui kebijakan ini, Parosil berharap seluruh anak di Lampung Barat dapat mengenyam pendidikan dengan penuh percaya diri tanpa merasa minder akibat keterbatasan ekonomi keluarga.
“Tujuan Pak Bupati menggulirkan program ini, saya ingin meringankan kedua orang tuanya dan memberikan kesempatan yang sama serta kepercayaan diri kepada anak-anak untuk mengenyam pendidikan di Kabupaten Lampung Barat,” tambahnya.
Program bantuan seragam ini menjadi instrumen utama Pemkab Lampung Barat di bawah payung program unggulan "Semua Bisa Sekolah". Kebijakan ini dirancang untuk memperluas akses belajar sekaligus menekan angka putus sekolah di wilayah setempat.
“Pemerintah ingin memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Jangan sampai persoalan biaya menjadi alasan anak tidak melanjutkan sekolah,” kata Parosil.
Mengakhiri penyampaiannya, Bupati meminta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, pihak sekolah, serta orang tua murid untuk mengawal penyaluran bantuan tersebut.
“Pak Bupati sangat mengharapkan dukungan dan kerja samanya agar program ‘Semua Bisa Sekolah’ dalam bentuk pembagian seragam gratis sebanyak tiga stel plus buku sebanyak 10 buah betul-betul tepat sasaran, tepat manfaat, tepat mutu, dan mendapatkan apresiasi serta dukungan daripada seluruh masyarakat,” pungkasnya.