LAMPUNG BARAT – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Barat mulai mematangkan persiapan menghadapi Lomba Tandu Darurat PMI Provinsi Lampung. Sebanyak 12 peserta terbaik akan dipilih untuk memperkuat kontingen Lampung Barat dalam ajang yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 PMI tahun 2026.
Persiapan menghadapi lomba tersebut dibahas dalam rapat kerja Pengurus PMI Lampung Barat yang berlangsung Selasa (8/9/2026) di Kantor Sekretariat PMI Lampung Barat.
Sekretaris PMI Lampung Barat, Vicky Andreas Fiqrulloh, mengatakan pihaknya akan menggelar seleksi secara bertahap untuk menjaring anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang dinilai memiliki kemampuan terbaik.
“PMI Lambar akan melakukan seleksi calon peserta untuk mewakili PMI Lambar. Peserta yang akan dipilih sebanyak enam orang PMR tingkat Wira atau SMA sederajat dan enam orang tingkat Madya atau SMP sederajat. Jadi total ada 12 peserta,” kata Vicky.
Dari 12 peserta tersebut, nantinya akan dibentuk pasangan dalam tiga kategori, yakni ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran pada masing-masing tingkatan.
Menurut Vicky, proses seleksi akan dilaksanakan dalam dua tahap. Seleksi tahap pertama dijadwalkan pada 13 September 2026 di dua lokasi, yaitu SMP Negeri 1 Sumber Jaya dan MAN 1 Lampung Barat.
Pembagian lokasi tersebut dilakukan untuk mempermudah akses calon peserta sekaligus membuka kesempatan bagi anggota PMR dari berbagai wilayah di Lampung Barat untuk mengikuti proses penjaringan.
“Dari seleksi tahap pertama akan diambil dua kali dari kebutuhan akhir, yakni sebanyak 24 calon peserta. Selanjutnya akan dilakukan seleksi tahap kedua untuk menentukan 12 peserta terbaik,” jelasnya.
Seleksi tahap kedua atau seleksi akhir akan dipusatkan di Markas PMI Lampung Barat. Peserta yang berhasil lolos selanjutnya akan mengikuti Training Center (TC) sebagai bagian dari persiapan sebelum bertanding di tingkat Provinsi Lampung.
Vicky menjelaskan, TC menjadi tahapan penting karena peserta tidak hanya dituntut menguasai keterampilan teknis dalam melakukan tandu darurat. Mereka juga harus memiliki kekompakan, ketelitian, kecepatan, serta kemampuan bekerja secara efektif dalam sebuah tim.
Sementara itu, Ketua PMI Lampung Barat, Edi Novial, S.Kom., menegaskan bahwa keikutsertaan dalam lomba tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki keterampilan kepalangmerahan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat.