Abu Vulkanik GAK Turunkan Hasil Tangkapan Nelayan Bandar Lampung hingga 20 Persen

Sebagian kapal lainnya juga belum beroperasi karena masih dalam proses perbaikan maupun alasan lainnya.
Arif Setiawan - Rabu, 09 Sep 2026 - 16:09 WIB
Aktivitas Gunung Anak Krakatau berdampak pada aktivitas nelayan di Bandar Lampung. Hasil tangkapan dilaporkan turun sekitar 20 persen, sementara 154 kapal nelayan tidak melaut.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau berdampak pada aktivitas nelayan di Bandar Lampung. Hasil tangkapan dilaporkan turun sekitar 20 persen, sementara 154 kapal nelayan tidak melaut. - Poto ilustrasi

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai berdampak pada aktivitas nelayan di Kota Bandar Lampung. Dampak tersebut terutama dirasakan nelayan di Kecamatan Panjang, Telukbetung Timur, dan Bumi Waras.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bandar Lampung Ricardo BNW mengatakan, terdapat sekitar 688 nelayan di tiga wilayah tersebut yang terdampak aktivitas GAK.

"Jumlah nelayan di wilayah Kec. Panjang, Telukbetung Timur, Bumi Waras kurang lebih 688 nelayan," kata Ricardo, Rabu 9 September 2026.

Menurut Ricardo, dampak yang paling terasa saat ini adalah penurunan hasil tangkapan nelayan. Hasil tangkapan disebut mengalami penurunan sekitar 20 persen dibandingkan sebelum adanya abu vulkanik.

Advertisements

"Hasil penangkapan turun sekitar 20% dari sebelum adanya abu vulkanik," ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bandar Lampung, dari 688 nelayan tersebut terdapat 423 orang yang memiliki kapal. Namun, saat ini sebanyak 154 kapal tidak melaut.

Sebagian kapal lainnya juga belum beroperasi karena masih dalam proses perbaikan maupun alasan lainnya.

Meski demikian, dampak aktivitas GAK terhadap wilayah perairan Bandar Lampung secara keseluruhan belum dinilai signifikan. Hingga kini, juga belum dilakukan pemeriksaan maupun pengambilan sampel air laut.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

"Untuk wilayah Bandar Lampung secara keseluruhan belum ada dampak yang signifikan. Dan sampai saat ini juga belum ada pemeriksaan atau pengambilan sampel air laut," jelas Ricardo.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements