Dalam skenario penggunaan normal, daya tahan yang diklaim mencapai sekitar 10 hari, sedangkan penggunaan Always-On Display membuat daya tahan turun menjadi sekitar enam hari.
Untuk versi eSIM dengan mode penggunaan tertentu, vivo mengklaim daya tahan hingga tujuh hari. Hasil sebenarnya dapat berbeda bergantung pada pengaturan, intensitas olahraga, GPS, notifikasi, koneksi seluler, dan fitur lain yang digunakan.
Dukungan eSIM dan NFC
Vivo Watch 6 juga tersedia dalam versi eSIM. Dengan fitur tersebut, smartwatch dapat digunakan untuk melakukan komunikasi secara lebih mandiri dari smartphone dalam skenario dan dukungan operator yang sesuai.
Selain itu, perangkat membawa Bluetooth 5.4, NFC, serta dukungan pembayaran dan fitur kartu digital tertentu. Ketersediaan fungsi eSIM, pembayaran, transportasi, dan fitur terkait lainnya tetap bergantung pada negara, operator, layanan, serta ekosistem perangkat yang digunakan.
Harga Vivo Watch 6
Vivo Watch 6 tersedia dalam beberapa konfigurasi di pasar China. Harga awalnya adalah 999 yuan untuk versi Bluetooth.
Sementara versi eSIM dibanderol 1.399 yuan, sedangkan varian eSIM dengan material titanium alloy TC4 dipasarkan seharga 1.999 yuan.
Jika dikonversikan secara kasar ke rupiah, harga tersebut berada di kisaran Rp2,2 juta, Rp3,1 juta, dan Rp4,4 juta, tergantung nilai tukar. Angka ini hanya perkiraan konversi dan bukan harga resmi Indonesia.
Hingga 22 September 2026, belum terdapat informasi harga dan ketersediaan resmi vivo Watch 6 untuk pasar Indonesia yang dapat diverifikasi. Karena itu, harga ketika nantinya masuk ke Indonesia dapat berbeda dari harga China.