BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 13 pejabat pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengalami rotasi jabatan. Pergeseran tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari kepala dinas, kepala badan hingga staf ahli.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, di Aula Gedung Semergou, Kantor Pemkot Bandar Lampung, Jumat 16 November 2026.
Rotasi kali ini mencakup pergeseran pejabat lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Beberapa di antaranya berasal dari Dinas Kesehatan yang bergeser ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta dari Dinas Perdagangan ke Badan Pendapatan Daerah.
Dalam sambutannya, Iwan Gunawan menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian posisi ataupun pengisian jabatan yang kosong. Menurutnya, jabatan merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menyebut pejabat eselon II memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di Kota Bandar Lampung.
Para pejabat diminta memahami tantangan di instansi yang dipimpin, mengenali potensi serta kendala, kemudian mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kinerja organisasi.
“Masyarakat Kota Bandar Lampung membutuhkan aksi nyata dan respons cepat atas berbagai permasalahan daerah, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan publik harian,” tegasnya dalam sambutan.
Selain percepatan adaptasi, Iwan juga menekankan pentingnya penguatan kemampuan manajerial, kepemimpinan yang melayani, serta kemampuan beradaptasi terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat.
Ia meminta para pejabat mampu mengelola organisasi secara modern, efektif, dan efisien. Penggunaan sumber daya maupun anggaran juga harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Iwan turut mengingatkan agar seluruh pejabat menyelaraskan program kerja dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung.
Menurutnya, setiap kebijakan dan program yang dijalankan harus memiliki target yang terukur serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk memastikan hal tersebut berjalan sesuai harapan, Iwan menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja para pejabat secara berkala.