Pemkab Lampung Barat tetap menjadi pemilik aset, sedangkan aspek pengelolaan dikerjasamakan dengan pihak yang dinilai memiliki kapasitas profesional di bidangnya.
"Prinsipnya, aset tetap milik Pemkab, pengelolaannya yang kita kerjasamakan," tegas Parosil.
Selain pengelolaan aset, pemerintah daerah juga menempatkan masyarakat sekitar sebagai bagian penting dalam pengembangan kawasan wisata Lumbok Seminung.
Pengembangan kawasan diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal melalui berbagai potensi yang dimiliki.
Parosil menyebut UMKM, produk olahan ikan, kesenian serta potensi masyarakat sekitar harus mendapatkan ruang dalam pengembangan kawasan wisata tersebut.
"Masyarakat sekitar harus tetap menjadi bagian penting, terutama untuk produk UMKM, olahan ikan, dan kesenian. Jadi wisata maju, ekonomi rakyat juga ikut maju. Itulah Beguai Jejama," tuturnya.
Melalui peninjauan tersebut, Pemkab Lampung Barat mulai memetakan aset sekaligus potensi kawasan yang akan menjadi bagian dari pengelolaan bersama PT Eljohn.
Kawasan Lumbok Seminung diharapkan tidak hanya menjadi tujuan kunjungan wisata, tetapi juga berkembang sebagai kawasan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). (*)