BANDAR LAMPUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami krisis air akibat kekeringan di Jalan Raya Suban, Perumahan Alam Asri, RT 010 Lingkungan I, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang.
Berdasarkan data di lapangan, krisis air bersih dipicu oleh sumur-sumur milik warga yang mengalami kekeringan total. Kondisi tersebut menyebabkan sekitar 150 kepala keluarga (KK) atau sekitar 600 jiwa kesulitan memperoleh pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan mencuci.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD Kota Bandar Lampung langsung mengerahkan armada truk tangki air ke lokasi untuk mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak sebagai langkah tanggap darurat.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengimbau masyarakat yang mulai mengalami dampak kekeringan dan kesulitan memperoleh air bersih agar segera melaporkan kondisi tersebut.
Menurutnya, BPBD telah bersiaga untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
“Bagi warga yang membutuhkan pasokan air bersih untuk keperluan sehari-hari, jangan ragu untuk segera melapor. Warga bisa menghubungi kantor BPBD Kota Bandar Lampung secara langsung atau berkoordinasi melalui pamong setempat, seperti ketua RT, kepala lingkungan, maupun kelurahan. Kami akan segera menindaklanjuti dan mengirimkan bantuan air bersih ke lokasi,” ujar Idham, Minggu 26 Juli 2026.
BPBD Kota Bandar Lampung berharap distribusi air bersih tersebut dapat membantu meringankan beban warga Perumahan Alam Asri selama musim kemarau.
Masyarakat juga diimbau segera melapor apabila wilayahnya mulai mengalami krisis air bersih agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.