Sumur Bor Rp159 Juta di Abung Jayo Mangkrak, Inspektorat Ungkap Penyebabnya

Inspektorat Lampung Utara Ungkap Penyebab Empat Sumur Bor Rp159 Juta di Abung Jayo Mangkrak dan Akan Dilanjutkan Akhir September
Hasan Saputra - Jumat, 25 Sep 2026 - 16:33 WIB
Pembangunan empat unit sumur bor di Dusun Widoro Payung, Desa Abung Jayo, Lampung Utara, yang dianggarkan sekitar Rp159 juta belum tuntas.
Pembangunan empat unit sumur bor di Dusun Widoro Payung, Desa Abung Jayo, Lampung Utara, yang dianggarkan sekitar Rp159 juta belum tuntas. - Foto Hasan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG UTARA – Inspektorat Kabupaten Lampung Utara menjelaskan persoalan pembangunan empat unit sumur bor di Dusun Widoro Payung, Desa Abung Jayo, Kecamatan Abung Selatan, yang bersumber dari Dana Desa (DD) 2025 dengan anggaran sekitar Rp159 juta.

Pembangunan empat unit sumur bor tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena hingga September 2026 belum dapat dimanfaatkan. Inspektorat menyebut pekerjaan itu akan dilanjutkan oleh pemerintah desa pada akhir September 2026.

Inspektur Pembantu Wilayah (Irbanwil) III Inspektorat Lampung Utara, Ira Maya Sari, mengatakan terhentinya pembangunan berkaitan dengan hasil monitoring pihak Kecamatan Abung Selatan.

Menurutnya, saat dilakukan monitoring ditemukan pekerjaan sumur bor yang belum diselesaikan oleh pemerintah desa. Kondisi tersebut kemudian membuat pencairan anggaran tahap berikutnya tidak dapat diproses.

Advertisements

"Terkait mangkrak empat unit sumur bor tersebut dikarenakan ada penolakan oleh pihak Kecamatan Abung Selatan, sebab saat kecamatan melakukan monitoring terdapat sejumlah pekerjaan sumur bor belum diselesaikan oleh desa," kata Ira Maya Sari.

Ia menjelaskan, pencairan anggaran pembangunan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama terdapat pencairan sekitar Rp100 juta, sedangkan tahap berikutnya merupakan sisa anggaran sekitar Rp59 juta.

"Untuk tahap pertama pencairan Rp100 juta, kemudian tahap kedua sisa Rp59 juta. Pencairan kedua tidak dapat dicairkan karena pencairan pertama untuk pekerjaan itu tidak selesai sehingga tidak dapat verifikasi dari kecamatan," jelasnya.

Ira Maya Sari menambahkan, anggaran yang belum digunakan tersebut masih berada di rekening pemerintah desa. Pihak desa, kata dia, juga telah menyampaikan komitmen untuk melanjutkan pembangunan pada akhir September 2026.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

"Uang itu ada di rekening desa. Pihak desa juga telah berjanji akan dilanjutkan di akhir bulan ini. Untuk itu, sebelum Inspektorat kembali turun ke desa, ia meminta media ini untuk mengawasi pembangunan tersebut," ujarnya, Kamis, 24 September 2026.

Sebelumnya, pembangunan empat unit sumur bor di Desa Abung Jayo menjadi sorotan setelah warga mempertanyakan pekerjaan yang belum kunjung selesai.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, pembangunan sumur bor memang telah dimulai, terutama pada tahap penggalian. Namun, pekerjaan tersebut kemudian terhenti dan belum dilanjutkan hingga September 2026.

"Jelas-jelas anggaran Rp159 juta di papan informasi ada, tapi sudah mau satu tahun belum dikerjakan. Apalagi saat ini butuh-butuhnya air," kata warga tersebut saat dikonfirmasi, Selasa, 15 September 2026.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements