LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan tidak ada lagi anak putus sekolah di Kecamatan Pagar Dewa. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan bantuan seragam sekolah gratis menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi beban keluarga sekaligus menjaga keberlanjutan pendidikan anak.
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan, dua program tersebut diharapkan dapat menutup sebagian persoalan yang selama ini berpotensi menjadi hambatan bagi anak untuk tetap bersekolah.
Penegasan itu disampaikan Parosil saat menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 575 siswa di Kecamatan Pagar Dewa, Jumat (2/10/2026). Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin.
Menurut Parosil, pemerintah berupaya mengurangi dua kebutuhan utama yang membebani keluarga siswa, yakni biaya perlengkapan sekolah dan kebutuhan pangan selama anak mengikuti pendidikan.
Melalui program seragam dan perlengkapan sekolah gratis, beban orang tua diharapkan berkurang. Sementara program MBG diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak selama berada di sekolah.
“Jadi aneh kalau ada anak putus sekolah, sudah dikasih MBG dari Pak Presiden, dikasih seragam gratis oleh Pak Bupati. Jadi harapan saya di Pagar Dewa tidak ada lagi kasus putus sekolah,” tegas Parosil.
Ia mengatakan, strategi tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempertahankan anak agar tetap bersekolah pada jenjang pendidikan dasar, tetapi juga mendorong keberlanjutan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Manfaat dari strategi ini adalah keberlangsungan pendidikan yang terjamin dari tingkat dasar,” kata dia.
Perhatian Pemkab Lampung Barat, lanjut Parosil, tidak berhenti pada jenjang SD dan SMP. Pemerintah daerah juga menyiapkan skema beasiswa berjenjang untuk membuka kesempatan bagi anak-anak Lampung Barat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Beasiswa tersebut mencakup sejumlah bidang, antara lain kedokteran, seni budaya, bahasa daerah, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), kewirausahaan hingga Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) melalui jalur kedinasan.
Khusus pendidikan kedinasan, Parosil menyebut terdapat peluang bagi lulusan untuk kembali mengabdi di Lampung Barat sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Pemkab Lampung Barat juga menyiapkan bantuan bagi mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi negeri. Calon penerima diwajibkan melampirkan surat pernyataan sebagai bukti telah diterima di perguruan tinggi.