BANDAR LAMPUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung menggelar pelatihan Pertolongan Pertama (First Aid) dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi personel Satuan Tugas Tim Reaksi Cepat (TRC), Senin 12 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Markas Komando (Mako) BPBD Kota Bandar Lampung ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan personel dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan, cedera, maupun kondisi kegawatdaruratan medis sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga medis.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BPBD Kota Bandar Lampung dalam memperkuat kesiapsiagaan personel sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sesuai instruksi Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, seluruh personel BPBD diharapkan senantiasa siap siaga dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kapanpun dibutuhkan, termasuk dalam situasi darurat yang memerlukan penanganan cepat dan tepat.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung, Edy Susanto, S.E.
Dalam pelaksanaannya, PMI Kota Bandar Lampung menghadirkan dua pemateri, yakni Firdaus dan Zainal. Keduanya memberikan pembekalan teori dan praktik kepada personel Satgas TRC BPBD Kota Bandar Lampung mengenai prosedur pertolongan pertama dan penanganan kondisi kegawatdaruratan.
“Materi pelatihan mencakup dasar-dasar pertolongan pertama, anatomi dan faal dasar tubuh manusia, penilaian kondisi korban, serta Bantuan Hidup Dasar (BHD), termasuk Resusitasi Jantung Paru (RJP),”ucapnya.
Selain itu, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penanganan cedera jaringan lunak dan sistem otot rangka, penanganan perdarahan, syok, serta berbagai kondisi kegawatdaruratan medis.
Materi lainnya meliputi pemeriksaan frekuensi pernapasan, circulatory support atau dukungan sirkulasi, serta persiapan dan pelaksanaan RJP sesuai prosedur pertolongan pertama.
Melalui pelatihan ini, personel TRC BPBD Kota Bandar Lampung diharapkan semakin terampil, sigap, dan profesional dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum memperoleh penanganan medis lanjutan.
“Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung respons cepat terhadap berbagai situasi darurat di masyarakat,”sambunya.