"Adapun titik yang menjadi perhatian BPBD meliputi wilayah Serangsang di Kecamatan Panjang, kawasan Puskesmas Sukaraja di Kecamatan Bumi Waras, serta wilayah Pesawahan di Kecamatan Teluk Betung Selatan," ujarnya.
"Sementara di Kecamatan Teluk Betung Timur, pemantauan difokuskan di kawasan Kota Karang, termasuk Pulau Pasaran, di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lempasing," sambungnya
Menurut Idham, potensi air laut masuk ke pemukiman warga saat pasang maksimum belum dapat dipastikan. Kondisi tersebut sangat bergantung pada situasi alam dan ketinggian pasang air laut yang terjadi.
Karena itu, pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi kemungkinan dampak yang ditimbulkan.
Selain mengerahkan personel, BPBD Bandar Lampung juga menyiapkan sejumlah peralatan penanggulangan bencana, di antaranya perahu karet, alkon atau pompa air, serta sarana pendukung lainnya.
Kesiapan peralatan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila terjadi genangan maupun banjir rob di kawasan pesisir Kota Bandar Lampung.
Ia menjelaskan, BPBD mengerahkan sekitar 20 hingga 25 personel setiap malam untuk melakukan patroli dan pemantauan di empat kecamatan tersebut