BANDAR LAMPUNG — Pemkot Bandar Lampung melalui Dinas Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pendistribusian air bersih dijadwalkan menyasar 11 titik di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung Idham Basyar Syahputra, mengatakan beberapa lokasi tercatat mengalami kekeringan sehingga membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Berdasarkan daftar kegiatan pendistribusian, lokasi penerima tersebar di Kecamatan Sukabumi, Panjang, Tanjung Karang Pusat, Teluk Betung Timur, dan Bumi Waras,”ucapnya, Rabu 14 Oktober 2026.
Di Kecamatan Sukabumi, distribusi air bersih menyasar dua titik di Jalan Raya Suban, Kampung Batu Suluh, RT 17 dan RT 18, Lingkungan II, Kelurahan Way Laga. Lokasi lainnya berada di Jalan Raya Suban, Perumahan Griya Patra, RT 20, Lingkungan II, Kelurahan Way Laga.
Di Kecamatan Panjang, pendistribusian tercatat menyasar RT 18, Lingkungan II, Kelurahan Srengsem, serta Jalan Raya Suban, RT 10, Lingkungan I, Kelurahan Pidada.
Sementara itu, di Kecamatan Tanjung Karang Pusat, lokasi distribusi meliputi Jalan Hi. Agus Salim, Gang Darma Bakti dan Gang Bangkel, RT 04, Lingkungan I, Kelurahan Kaliawi Persada. Distribusi juga tercatat di Jalan MH Thamrin, Gang Bintara, RT 04, Lingkungan I, Kelurahan Gotong Royong.
Di Kecamatan Teluk Betung Timur, pendistribusian air bersih menyasar Jalan Minak Panglima, RT 10, Lingkungan II, Kelurahan Sukamaju. Dua titik lainnya berada di Jalan RE Martadinata, Gang Mushola dan Gang Jati, RT 03, Lingkungan I, Kelurahan Way Tataan.
Adapun di Kecamatan Bumi Waras, distribusi tercatat untuk warga RT 19, Lingkungan I, Kelurahan Bumi Waras.
Dalam daftar kegiatan tersebut, sejumlah lokasi secara khusus diberi keterangan mengalami kekeringan, yakni Kampung Batu Suluh di Kelurahan Way Laga, Jalan Minak Panglima di Kelurahan Sukamaju, dua titik di Kelurahan Way Tataan, Jalan MH Thamrin Gang Bintara di Kelurahan Gotong Royong, serta RT 19 di Kelurahan Bumi Waras.
Daftar kegiatan juga mencantumkan beberapa titik dengan status proses dan penanda pelaksanaan. Namun, informasi mengenai jumlah air yang disalurkan, armada yang dikerahkan, serta total warga penerima manfaat belum tercantum dalam data tersebut.
Pendistribusian air bersih ini menjadi salah satu bentuk layanan untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan.
Warga diharapkan dapat memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan sehari-hari sambil menunggu kondisi pasokan air kembali memadai.