PESISIR BARAT – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Mulhakim bin Hamzah (55), warga Pekon Kerbang Langgar, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), yang dilaporkan hanyut di Pantai Sayar, Pekon Kota Karang.
Memasuki hari ketiga operasi pencarian pada Sabtu, 17 Oktober 2026, tim membagi personel menjadi empat kru untuk memperluas jangkauan penyisiran di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat, Herdy Wilismar, mengatakan operasi pencarian dilakukan melalui koordinasi seluruh unsur SAR gabungan dengan mengoptimalkan personel dan peralatan yang tersedia.
Dalam pelaksanaannya, Kru 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu karet. Sementara itu, Kru 2 dan Kru 3 menyisir perairan dengan perahu nelayan, sedangkan Kru 4 melakukan pencarian di sepanjang garis pantai.
Pembagian tugas tersebut bertujuan memperluas area pencarian, baik di perairan maupun kawasan pesisir yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.
“Seluruh personel SAR gabungan terus berupaya maksimal dalam melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian dilakukan melalui penyisiran laut menggunakan perahu serta penyisiran di sepanjang pantai,” kata Herdy.
Berdasarkan prakiraan BMKG Maritim, kondisi cuaca diperkirakan cerah dengan tinggi gelombang berkisar 1 hingga 2 meter. Meski demikian, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian tim dalam menentukan langkah pencarian dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, yakni Tim Rescue Unit Siaga SAR Pesisir Barat sebanyak enam orang, BPBD Pesisir Barat enam orang, Polairud Pesisir Barat tiga orang, Koramil Pesisir Utara satu orang, Polsek Pesisir Utara enam orang, serta Puskesmas Pugung Tampak dua orang.
Selain personel gabungan tersebut, pencarian juga mendapat dukungan dari masyarakat dan nelayan setempat untuk membantu penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Adapun sarana dan peralatan yang dikerahkan meliputi satu set perahu karet beserta motor penggerak, tiga unit jukung nelayan, kendaraan operasional, alat komunikasi, alat pelindung diri (APD), dua set peralatan selam, serta satu unit ambulans.
Mulhakim diketahui berusia 55 tahun dan sehari-hari bekerja sebagai buruh. Ia merupakan warga Pekon Kerbang Langgar, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat.
Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian melalui penyisiran di sejumlah sektor yang telah ditentukan. Masyarakat dan nelayan setempat juga diharapkan segera memberikan informasi kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di perairan maupun sepanjang pesisir Pantai Sayar.