BANDAR LAMPUNG – Sebuah usaha meubel di Jalan Raden Imba Kusuma Ratu, Kelurahan Sukadana Ham, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, terbakar pada Selasa 21 Oktober 2026.
Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan meubel beserta sejumlah barang di dalamnya, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 05.19 WIB.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, laporan kebakaran diterima pada pukul 05.19 WIB. Petugas kemudian mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah pos untuk menuju lokasi kejadian.
Lima unit yang dikerahkan terdiri atas Unit Karba 015 dari Pos Siaga TKB, Unit Supply 05 dari Pos Siaga Langkapura, Unit Karba 012 dari Pos Siaga Kemiling, serta Unit Supply 022 dan Unit Banteng 010 dari Mako Tendean.
Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 05.24 WIB, disusul unit lainnya hingga pukul 05.28 WIB. Berdasarkan laporan petugas, waktu respons atau response time tercatat lima menit. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 07.58 WIB.
Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan meubel dengan luas area terdampak diperkirakan sekitar 15 x 20 meter persegi. Sejumlah barang yang ikut terbakar meliputi kursi, meja, sofa, tumpukan kayu, serta kompresor angin.
Menurut keterangan Heriansyah, karyawan meubel tersebut, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di dalam bangunan yang memicu percikan api. Angin kencang diduga membuat api cepat membesar dan merambat ke bagian lain di dalam area meubel.
"Angin kencang diduga membuat api cepat membesar dan merambat ke bagian lain di dalam bangunan," ujar Anthoni
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 50 juta berdasarkan keterangan pamong setempat. Sementara itu, laporan petugas tidak mencatat adanya korban dalam peristiwa tersebut.
Dalam upaya pemadaman, sebanyak 25 personel Damkar Bandar Lampung diterjunkan. Petugas juga menghabiskan 15 tangki air untuk mengendalikan dan memadamkan api.