Nilai historis tersebut membuat Suzuki TS tetap memiliki daya tarik tersendiri, baik sebagai kendaraan koleksi maupun sebagai proyek restorasi.
Harga Suzuki TS bekas tidak memiliki satu patokan yang berlaku untuk seluruh unit.
Nilai jualnya dipengaruhi model, tahun produksi, kondisi mesin, keaslian komponen, kelengkapan surat kendaraan, dan kualitas restorasi.
Unit yang masih mempertahankan banyak komponen orisinal serta memiliki dokumen lengkap berpotensi lebih menarik bagi kolektor.
Sebaliknya, motor yang membutuhkan perbaikan mesin atau penggantian sejumlah komponen harus diperhitungkan berdasarkan biaya pengerjaan dan ketersediaan suku cadang.
Karena kondisi kendaraan lawas sangat beragam, calon pembeli sebaiknya membandingkan beberapa unit sebelum menentukan pilihan.
Pemeriksaan langsung juga penting agar harga yang ditawarkan sebanding dengan kondisi kendaraan.
Sebelum membeli Suzuki TS, ada beberapa hal penting yang perlu diperiksa agar calon pemilik dapat memperkirakan biaya perawatan dan restorasi.
Pertama, periksa kondisi mesin, termasuk kompresi, sistem pengapian, karburator, transmisi, dan kopling.
Dengarkan suara mesin ketika dinyalakan serta perhatikan kemungkinan kebocoran atau gejala kerusakan.
Kedua, periksa kondisi rangka dan kaki-kaki, termasuk suspensi, roda, dan rem. Bekas perbaikan pada rangka, keretakan, atau perubahan struktur perlu mendapat perhatian khusus.