Ketiga, pastikan kelengkapan dokumen kendaraan. STNK dan BPKB perlu diperiksa serta dicocokkan dengan nomor rangka dan nomor mesin untuk memastikan kesesuaiannya.
Keempat, cari informasi mengenai ketersediaan suku cadang. Sebagai motor lawas, beberapa komponen Suzuki TS mungkin tidak mudah ditemukan.
Biaya pencarian komponen dan pengerjaan restorasi perlu dimasukkan dalam anggaran pembelian.
Terakhir, jika belum memahami karakter motor 2-tak klasik, pertimbangkan mengajak mekanik berpengalaman untuk melakukan pemeriksaan sebelum transaksi.
Perjalanan Suzuki TS memperlihatkan bagaimana motor trail klasik pernah mengambil peran penting dalam perkembangan dunia roda dua di Indonesia.
Dari TS100 hingga TS125 ER, keluarga motor ini dikenal melalui mesin 2-tak, desain petualang, dan karakter yang kuat.
Walaupun bukan lagi produk baru yang dipasarkan secara luas di Indonesia, Suzuki TS tetap memiliki tempat di kalangan penggemar motor klasik.
Bagi sebagian orang, motor ini menjadi sarana bernostalgia, sedangkan bagi kolektor, Suzuki TS merupakan bagian dari sejarah otomotif yang layak dirawat.
Dengan mempertimbangkan kondisi kendaraan, kelengkapan dokumen, dan ketersediaan suku cadang, Suzuki TS masih dapat menjadi pilihan menarik bagi penggemar motor trail lawas yang ingin mempertahankan pesona motor 2-tak klasik.