Sementara itu, Sri Mulyana yang mewakili Bupati Hamartoni Ahadis saat membuka perlombaan menyampaikan kisah Ratu Ali, salah satu cerita lisan masyarakat Lampung yang sarat dengan pelajaran hidup mengenai batasan diri manusia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Para siswa diharapkan dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh keyakinan dan menghayati cerita yang disampaikan.
"Tampilkan kemampuan dengan penuh keyakinan, sampaikan cerita dengan penghayatan terbaik, dan nikmatilah setiap prosesnya," pesannya.
"Apa pun hasil yang diperoleh, keberanian untuk belajar dan mencoba merupakan kemenangan yang patut dibanggakan," lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap kegiatan Lomba Bertutur dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya baca dan literasi sejak dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan semakin mencintai buku, mampu berkomunikasi dengan baik, dan tumbuh menjadi generasi penerus yang berkualitas. (*)