Harga Emas Antam Turun Rp 10.000, Selisih dengan Buyback Capai Rp 205.000 per Gram

Investor perlu mempertimbangkan spread tersebut karena kenaikan harga emas di kemudian hari harus cukup untuk menutup selisih harga sebelum investasi menghasilkan keuntungan.
Arif Setiawan - Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:48 WIB
Ilustrasi emas batangan Antam. Pada perdagangan 23 Oktober 2026, harga emas turun Rp 10.000 menjadi Rp 2.540.000 per gram, sedangkan harga buyback turun Rp 30.000 menjadi Rp 2.335.000 per gram.
Ilustrasi emas batangan Antam. Pada perdagangan 23 Oktober 2026, harga emas turun Rp 10.000 menjadi Rp 2.540.000 per gram, sedangkan harga buyback turun Rp 30.000 menjadi Rp 2.335.000 per gram. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Harga emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp 10.000 per gram menjadi Rp 2.540.000. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang dipasarkan melalui Logam Mulia berada di level Rp 2.550.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Harga buyback emas Antam turun Rp 30.000 per gram, dari Rp 2.365.000 menjadi Rp 2.335.000 per gram.

Berdasarkan perhitungan, selisih antara harga jual emas Antam dan harga buyback mencapai Rp 205.000 per gram. Perbedaan ini perlu diperhatikan calon pembeli maupun investor yang berencana menjual kembali emas batangan miliknya.

Harga emas Antam dan harga buyback merupakan dua acuan berbeda. Harga emas adalah nilai yang dibayarkan konsumen ketika membeli emas dari gerai Logam Mulia, sedangkan harga buyback merupakan nilai yang diterima ketika pemilik menjual kembali emasnya kepada Logam Mulia.

Advertisements

Dengan demikian, jika seseorang membeli emas Antam seharga Rp 2.540.000 per gram dan langsung menjualnya kembali berdasarkan harga buyback Rp 2.335.000 per gram, terdapat selisih Rp 205.000 per gram. Perhitungan ini belum memperhitungkan kemungkinan biaya atau ketentuan transaksi lainnya.

Selisih harga jual dan harga buyback atau spread menjadi salah satu faktor penting dalam menghitung potensi keuntungan investasi emas batangan. Investor perlu mempertimbangkan spread tersebut karena kenaikan harga emas di kemudian hari harus cukup untuk menutup selisih harga sebelum investasi menghasilkan keuntungan.

Potensi Untung dan Rugi Investasi Emas Antam

Besarnya spread membuat investasi emas batangan perlu dipertimbangkan dari sisi jangka waktu. Dalam jangka panjang, kenaikan harga emas berpotensi menutup selisih harga jual dan buyback, sekaligus memberikan keuntungan. Namun, hasil investasi tetap bergantung pada pergerakan harga emas dan harga buyback saat penjualan dilakukan.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Sebagai ilustrasi, perbandingan harga pembelian emas pada sejumlah tanggal dengan harga buyback Rp 2.335.000 per gram menunjukkan hasil yang berbeda-beda.

Emas yang dibeli pada 16 Oktober 2026 seharga Rp 2.565.000 per gram memiliki potensi kerugian sebesar 8,97%. Pembelian pada 23 September 2026 dengan harga Rp 2.630.000 per gram menunjukkan potensi kerugian 11,22%.

Sementara itu, pembelian pada 23 Juli 2026 seharga Rp 2.640.000 per gram berpotensi mengalami kerugian 11,55%. Untuk pembelian pada 23 April 2026 seharga Rp 2.805.000 per gram, potensi kerugiannya mencapai 16,76%.

Adapun emas yang dibeli pada 23 Januari 2026 seharga Rp 2.880.000 per gram berpotensi mengalami kerugian 18,92% jika dijual berdasarkan harga buyback tersebut.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements