BANDAR LAMPUNG — Polresta Bandar Lampung meningkatkan intensitas patroli keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa libur dan cuti bersama peringatan Kenaikan Isa Almasih yang berlangsung sejak Kamis hingga Minggu, 14–17 Mei 2026.
Pengamanan difokuskan pada berbagai titik yang berpotensi menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari pusat keramaian, objek wisata, pusat perbelanjaan, hingga kawasan permukiman.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati menjelaskan bahwa lokasi yang kerap dipadati warga pada akhir pekan menjadi sasaran utama patroli petugas.
“Selama libur dan cuti bersama Kenaikan Isa Almasih, kami mengintensifkan patroli di sejumlah titik rawan dan pusat aktivitas masyarakat, seperti tempat wisata, pusat perbelanjaan, area publik, serta kawasan permukiman warga,” kata AKP Agustina, Sabtu 16 Mei 2026.
Ia menambahkan, kegiatan patroli dilakukan secara berkelanjutan baik pada siang maupun malam hari guna memberikan rasa aman, baik bagi warga yang berlibur maupun masyarakat yang meninggalkan rumah untuk bepergian.
Menurut Agustina, kehadiran polisi di lapangan juga ditujukan untuk mencegah potensi tindak kriminalitas yang kerap meningkat saat libur panjang, seperti pencurian, pencurian kendaraan bermotor, hingga gangguan ketertiban umum lainnya.
“Lokasi-lokasi yang biasa menjadi tempat berkumpul masyarakat saat akhir pekan akan kami patroli secara rutin untuk mencegah tindak kriminalitas, seperti pencurian, curanmor, hingga gangguan kamtibmas lainnya,” ujarnya.
Selain itu, Polresta Bandar Lampung turut menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama menjalani aktivitas liburan, termasuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan.
“Kami juga mengingatkan masyarakat agar memastikan rumah dalam keadaan aman saat ditinggal liburan, seperti mengunci pintu, mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan, dan memberi informasi kepada tetangga terdekat,” jelasnya.
Tak hanya itu, masyarakat diminta segera melapor jika menemukan tindakan mencurigakan atau gangguan keamanan di lingkungan sekitar.