BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan telur kepada 1.081 penerima yang tersebar di 15 kecamatan sebagai bagian dari program pencegahan dan penanganan stunting.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan setiap penerima akan mendapatkan bantuan sebanyak 4 kilogram telur setiap bulan selama tiga bulan berturut-turut.
Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya anak-anak yang berisiko mengalami stunting.
“Hari ini kita membagikan bantuan untuk menjaga dan menekan angka stunting. Program ini diberikan selama tiga bulan, dan semoga kedepan jumlah penerimanya bisa terus bertambah,” kata Eva Dwiana, Selasa 9 Juni 2026.
Menurut Eva, program bantuan pangan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting.
Ia berharap langkah yang dilakukan Pemkot Bandar Lampung dapat menjadi contoh dalam upaya pencegahan stunting sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi bagi anak.
Selain menyalurkan bantuan telur, Pemkot Bandar Lampung juga terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat melalui puskesmas yang turun langsung ke lapangan bersama aparatur kecamatan dan kelurahan.
“Puskesmas turun ke lapangan dibantu lurah dan camat untuk melihat langsung kondisi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, dan kelurahan, Pemkot Bandar Lampung berharap program pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif sehingga kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak semakin meningkat.