Kapolresta Bandar Lampung: Jangan Ragu Tindak Tegas Pelaku Curanmor Bersenpi

Kapolresta Bandar Lampung Minta Polisi Tegas Hadapi Curanmor Bersenjata
Krisna Jeri - Senin, 18 Mei 2026 - 14:48 WIB
Kapolresta Bandar Lampung Alfret Jacob Tilukay memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional dan memberikan arahan kepada seluruh jajaran di Lapangan Polresta Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung Alfret Jacob Tilukay memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional dan memberikan arahan kepada seluruh jajaran di Lapangan Polresta Bandar Lampung. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG - Kapolresta Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay, menegaskan kepada seluruh jajarannya agar tidak ragu mengambil langkah tegas dan terukur saat menghadapi pelaku kejahatan, khususnya kasus pencurian kendaraan bermotor yang melibatkan penggunaan senjata api.

Penegasan ini disampaikan sebagai bentuk perlindungan maksimal terhadap keselamatan masyarakat dan personel kepolisian di lapangan.

Arahan tersebut disampaikan Alfret saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung di Lapangan Polresta Bandar Lampung, Senin 18 Mei 2026.

Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa ketegasan aparat merupakan bagian dari tanggung jawab hukum ketika situasi dinilai membahayakan.

Advertisements

"Jangan pernah ragu. Tindak tegas secara terukur, itu yang harus kita pedomani. Kalau memang itu membahayakan dan sesuai aturan, sepanjang diperlukan untuk keselamatan masyarakat dan petugas, maka jangan ragu melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan," kata Alfret.

Ia menjelaskan, instruksi tersebut sejalan dengan arahan Polda Lampung agar setiap personel bertindak sesuai ketentuan hukum dalam menghadapi ancaman nyata di lapangan.

Menurutnya, aparat kepolisian memiliki payung hukum yang jelas dalam menjalankan tugas sehingga tidak perlu takut selama tindakan dilakukan secara profesional dan proporsional.

"Kita sudah sama-sama tahu, hampir di setiap kejadian curanmor itu menggunakan senjata api. Sepanjang itu diperlukan dan sesuai aturan, lakukan tindakan tegas," ujarnya.

Advertisements

Selain penegasan soal penindakan, Kapolresta juga menyoroti pentingnya penerapan sistem kerja berpasangan atau buddy system saat patroli maupun operasi penegakan hukum.

Ia mengingatkan bahwa menghadapi pelaku kejahatan seorang diri dapat meningkatkan risiko keselamatan.

"Buddy system harus dipedomani. Jangan sendirian menghadapi pelaku kejahatan. Selain menjaga keselamatan diri sendiri, kita juga harus menjaga keselamatan rekan kita," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Alfret turut mengulas kembali peristiwa gugurnya seorang anggota kepolisian saat menjalankan tugas pada 9 Mei lalu.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements