BANDAR LAMPUNG – Harga emas UBS mengalami koreksi sebesar Rp 2.000 per gram menjadi Rp2.757.000, turun dari sebelumnya Rp2.759.000 per gram.
Penurunan harga tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai waktu yang tepat untuk mulai menabung atau berinvestasi emas.
Financial Planner, Andi Nugroho, mengatakan penurunan harga suatu aset investasi memang kerap menjadi perhatian investor karena dianggap sebagai momentum untuk melakukan pembelian.
Ketika suatu aset investasi harganya sedang diskon, tentu hal tersebut jadi momen yang menarik untuk Kita bisa membeli dan mengakumulasikannya.
Meski demikian, mengingatkan bahwa emas bukan instrumen investasi jangka pendek. Menurutnya, emas lebih cocok disimpan dalam jangka menengah hingga panjang agar potensi keuntungan dapat dirasakan secara optimal.
Khusus untuk emas, perlu diingat dan dipahami adalah sifat investasinya yang jangka menengah panjang, artinya untuk bisa mendapat keuntungan kita menyimpannya paling tidak selama 3 tahun.
Selain itu, emas dikenal sebagai aset safe haven yang relatif aman saat terjadi ketidakpastian ekonomi maupun gejolak pasar. Karakteristik tersebut membuat emas kerap digunakan sebagai instrumen lindung nilai.
Dengan sifatnya sebagai safe haven, maka aset ini dapat menjadi aset lindung nilai kita.
Ia menjelaskan terdapat sejumlah kondisi yang dapat dijadikan acuan sebelum membeli emas agar keputusan investasi lebih optimal dan sesuai dengan tujuan keuangan.
Salah satunya adalah saat harga emas mengalami koreksi setelah periode kenaikan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut biasanya merupakan bagian dari penyesuaian pasar dan dapat menjadi peluang untuk membeli.
Awal tahun juga sering dianggap sebagai waktu yang menarik untuk membeli emas. Pada periode ini, banyak investor melakukan penyesuaian portofolio setelah tutup buku tahun sebelumnya sehingga harga emas cenderung lebih stabil.
Selain itu, menjelang kuartal ketiga, permintaan emas biasanya meningkat karena faktor musiman, termasuk kebutuhan perhiasan untuk acara pernikahan. Secara historis, harga emas cenderung lebih rendah pada Januari, April, Mei, dan Juni.