Ia menilai berbagai pengalaman selama berada di lingkungan sekolah akan menjadi bekal penting dalam menghadapi kehidupan di masa mendatang.
"Kalian mungkin akan lupa nilai ulangan matematika, mungkin juga lupa tugas apa yang pernah diberikan guru. Namun kalian tidak akan lupa suasana kelas, teman sebangku, suara bel masuk, atau guru yang pernah memarahi sekaligus peduli kepada kalian," katanya.
Imam juga menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian peserta didik.
"Di sekolah ini kalian belajar bukan hanya membaca dan berhitung. Kalian belajar meminta maaf, belajar sabar, belajar menghargai teman, dan belajar bangkit saat gagal. Nanti ketika kalian tumbuh dewasa, dunia tidak selalu mudah. Ada hari di mana kalian akan kecewa, lelah, bahkan ingin menyerah. Saat itu ingatlah, dulu kalian pernah menjadi anak kecil yang berani datang ke sekolah, belajar dari nol, dan terus mencoba walaupun sering salah," pesannya.
Advertisements
Ia mengingatkan para siswa agar selalu menjaga sikap, menghormati orang tua, serta menghargai guru yang telah membimbing mereka selama menempuh pendidikan.
"Jangan pernah malu menjadi anak baik. Jangan merasa keren karena meremehkan orang lain. Dan jangan lupa menghormati orang tua serta guru yang pernah membantu langkah kalian sampai di titik ini," tegasnya.
Lebih lanjut, Imam menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik semata.
"Ingatlah, nilai bagus bukan satu-satunya indikator kesuksesan. Yang terpenting adalah anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang bahagia, mandiri, dan percaya diri. Kelulusan bukan akhir. Ini adalah langkah pertama menuju mimpi yang lebih besar," ujarnya.
Advertisements
Mengakhiri sambutannya, Imam berharap para siswa dapat meraih cita-cita setinggi mungkin tanpa melupakan almamater yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup mereka.
"Semoga suatu hari nanti, ketika kalian berhasil meraih cita-cita, kalian masih ingat sekolah ini, tempat kalian pernah tumbuh, tertawa, dan belajar bersama. Terima kasih anak-anakku. Selamat melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang lebih gemilang," imbuhnya.
Imam juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara serta seluruh dewan guru yang dipimpin M. Saiful Bahri, S.Pd., atas kerja keras dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kerja sama seluruh pihak telah membuat acara pelepasan siswa berlangsung lancar, penuh makna, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.