JAKARTA – Rumah tangga aktor Evan Marvino dan istrinya, Uffri Datun Nitami, kembali menjadi perhatian publik. Setelah sebelumnya mencuat dugaan persoalan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kini Uffri mengungkap pengakuan baru yang tak kalah mengejutkan.
Melalui media sosial pribadinya, Uffri mengaku menerima talak satu dari sang suami setelah kembali membahas persoalan nafkah yang menurutnya selama ini belum terpenuhi sebagaimana mestinya.
Dalam unggahannya, Uffri menceritakan bahwa masalah nafkah telah menjadi salah satu sumber konflik yang berlangsung cukup lama dalam rumah tangga mereka. Sebagai seorang istri, ia merasa hanya berusaha memperjuangkan hak yang seharusnya diberikan oleh suami.
Menurut Uffri, pembahasan mengenai nafkah kembali terjadi pada awal Juni 2026. Namun, percakapan yang awalnya bertujuan mencari solusi justru berkembang menjadi perselisihan yang semakin memanas.
Dalam situasi tersebut, Uffri mengaku menerima talak satu dari Evan Marvino.
Pengakuan itu langsung menyita perhatian publik. Pasalnya, persoalan nafkah merupakan isu yang cukup sensitif dalam kehidupan rumah tangga dan sering kali menjadi pemicu konflik antara pasangan suami istri.
Uffri mengungkapkan bahwa persoalan tersebut bukanlah masalah baru. Selama menjalani pernikahan, ia mengaku telah berulang kali membicarakan hak nafkah kepada suaminya.
Menurutnya, selama bertahun-tahun membina rumah tangga, dirinya tidak selalu menerima nafkah pribadi sebagaimana yang diharapkan. Bahkan, ia mengaku kerap mendapat penjelasan bahwa dirinya dianggap mampu memenuhi kebutuhan sendiri karena memiliki penghasilan.
Kondisi itu membuat Uffri merasa perannya sebagai istri kurang mendapat perhatian. Ia menilai kemampuan seorang perempuan untuk bekerja dan memiliki penghasilan sendiri tidak menghapus kewajiban suami dalam memberikan nafkah kepada keluarga.
Pandangan tersebut menjadi alasan mengapa dirinya terus berupaya menyampaikan persoalan itu kepada sang suami. Namun, berbagai upaya yang dilakukan disebut belum menghasilkan solusi yang diharapkan.
Tak hanya persoalan nafkah, Uffri juga mengungkap bahwa konflik rumah tangga mereka berkembang menjadi pertengkaran yang lebih serius. Ia menuding terjadi tindakan kasar saat perselisihan berlangsung.
Dalam pengakuannya, emosi yang memuncak membuat situasi di dalam rumah menjadi tidak terkendali. Uffri mengaku sempat merasa ketakutan karena pertengkaran tersebut berlangsung dengan tensi tinggi.
