BANDAR LAMPUNG – Menjelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kota Bandar Lampung mulai mengalami kenaikan harga. Komoditas yang paling menonjol mengalami kenaikan adalah cabai dan bawang merah.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan kenaikan harga saat ini masih terjadi pada beberapa komoditas hortikultura, khususnya cabai dan bawang merah.
"Sekarang yang masih berpengaruh itu harga cabai dan bawang merah. Kenaikannya berkisar 5 sampai 10 persen," kata Erwin, Senin 15 Juni 2026.
Meski terjadi kenaikan harga, Erwin memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun pasar modern masih dalam kondisi aman dan tidak terjadi kelangkaan.
"Stok bahan pokok yang ada di pasaran tercukupi semua, tidak langka," ujarnya.
Untuk mengantisipasi tingginya harga cabai rawit merah, masyarakat disarankan memanfaatkan komoditas pengganti yang lebih terjangkau. Menurut Erwin, konsumen dapat beralih menggunakan cabai merah keriting atau cabai merah besar sebagai alternatif ketika harga cabai rawit mengalami lonjakan.
"Kalau cabai rawit mahal, masyarakat bisa menggunakan cabai merah keriting atau cabai merah biasa sebagai alternatif," katanya.
Sementara itu, untuk menjaga ketersediaan bawang merah di pasaran, Disdag Bandar Lampung telah memperluas sumber pasokan dari berbagai daerah. Selain mendatangkan bawang merah dari Brebes, pemerintah juga menambah pasokan dari Padang guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Bawang merah tidak hanya dari Brebes, kami juga mendatangkan pasukan dari Padang agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," tambahnya.
Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Bahan Pokok Kota Bandar Lampung, harga bawang merah saat ini tercatat sebesar Rp 49.333 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di angka Rp35.000 per kilogram.
Untuk komoditas cabai, harga cabai merah besar tercatat Rp16.667 per kilogram, cabai merah keriting Rp37.833 per kilogram, dan cabai rawit merah caplak mencapai Rp64.167 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi berada di level Rp117.500 per kilogram, daging ayam Rp37.500 per kilogram, telur ayam Rp25.833 per kilogram, serta beras medium Rp12.383 per kilogram.
