LAMPUNG BARAT – Masyarakat Kecamatan Pagar Dewa berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat melanjutkan pembangunan ruas jalan poros yang menghubungkan Pekon Pampangan dengan Pekon Sukajaya. Harapan tersebut muncul karena masih terdapat sejumlah titik kerusakan yang cukup parah sehingga mengganggu mobilitas warga dan membahayakan pengguna jalan.
Meski pada tahun lalu pemerintah telah melakukan perbaikan di beberapa titik, kondisi ruas jalan tersebut belum sepenuhnya tertangani. Sejumlah bagian jalan masih berlubang dan mengalami kerusakan berat, terutama yang semakin memburuk saat musim hujan.
Peratin Sukajaya, Febra Saputra, S.Pd., mengatakan pihaknya mendukung penuh harapan masyarakat agar pembangunan jalan dapat kembali dilanjutkan pada tahun ini. Menurutnya, infrastruktur jalan yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian di wilayah tersebut.
"Alhamdulillah, tahun kemarin sudah ada pembangunan pada beberapa titik yang mengalami kerusakan. Namun, masih ada sejumlah ruas yang kondisinya rusak parah dan belum tertangani. Kami berharap tahun ini pemerintah daerah dapat melanjutkan pembangunan hingga seluruh kerusakan dapat diperbaiki," ujarnya.
Ia menjelaskan, selain menghambat kelancaran arus lalu lintas, kondisi jalan yang rusak juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengguna jalan. Karena itu, pihaknya berharap usulan masyarakat dapat menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam program pembangunan infrastruktur tahun ini.
Menurut Febra, penyelesaian pembangunan ruas Jalan Pampangan–Sukajaya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain memperlancar akses transportasi, jalan yang baik juga akan memudahkan distribusi hasil pertanian serta mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Pagar Dewa.
Warga pun optimistis, apabila seluruh ruas jalan tersebut selesai dibangun, konektivitas antarpekon akan semakin baik sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah setempat.