LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat terus memperkuat kualitas data kesejahteraan sosial sebagai dasar penyaluran bantuan yang tepat sasaran.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar kegiatan peningkatan kapasitas petugas pengelola atau operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) tingkat pekon.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kagungan Setdakab, Selasa (5/5/2026), diikuti sebanyak 130 operator SIKS-NG dari seluruh pekon se-Kabupaten Lampung Barat.
Turut hadir Kepala BPJS Kesehatan Lampung Barat Drsnita Adelina, Kabag Kepesertaan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kotabumi Dea Pitaloka, Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah, para asisten, serta kepala perangkat daerah terkait.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemkab Lampung Barat dalam memastikan data kesejahteraan sosial, khususnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), semakin akurat dan mutakhir.
Dengan data yang valid, diharapkan penyaluran bantuan sosial, termasuk Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN), dapat tepat menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan terkait pembaruan aplikasi SIKS-NG, bimbingan teknis alur verifikasi dan validasi DTKS, hingga tata cara penginputan data baru.
Forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi guna mengidentifikasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi operator di lapangan.
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan bahwa peran operator SIKS-NG sangat vital sebagai garda terdepan dalam menjaga keakuratan data.
Ia menilai persoalan data kesejahteraan sosial dan kepesertaan PBI JKN saat ini menjadi isu krusial yang harus ditangani secara serius dan sistematis.
Menurutnya, kesalahan data tidak hanya berdampak administratif, tetapi juga berpotensi menghilangkan hak masyarakat miskin dan rentan untuk mendapatkan jaminan sosial, terutama layanan kesehatan.
Ia pun mengingatkan seluruh operator agar bekerja secara teliti, cepat, dan bertanggung jawab dalam melakukan pembaruan data.