BANDAR LAMPUNG - Huawei kembali menghadirkan inovasi di pasar smartphone premium melalui Huawei Pura XMAX, perangkat layar lipat dengan konsep wide foldable yang diklaim menjadi yang pertama di dunia. Berbeda dari ponsel lipat pada umumnya, Pura XMAX mengusung desain lebih lebar sehingga menawarkan pengalaman penggunaan yang berbeda, baik saat dilipat maupun ketika dibuka.
Unit yang diuji merupakan varian tertinggi Collectors Edition dengan RAM 16 GB dan penyimpanan internal 1 TB. Kemasan berwarna emas serta balutan kulit premium pada bodinya semakin menegaskan statusnya sebagai smartphone kelas premium.
Konsep Wide Foldable yang Berbeda
Keunikan utama Huawei Pura XMAX terletak pada desain wide foldable. Saat dilipat, bentuknya lebih pendek dan lebar dibanding smartphone lipat konvensional yang umumnya memanjang.
Pendekatan ini menghadirkan tampilan menyerupai dompet premium atau buku catatan digital berukuran kecil. Desain tersebut dinilai menjadi langkah baru Huawei dalam menghadirkan pengalaman berbeda di segmen smartphone layar lipat.
Sejumlah laporan industri juga menyebut konsep serupa mulai dilirik oleh sejumlah produsen besar, termasuk Apple dan Samsung, untuk perangkat generasi mendatang.
Layar Lebih Luas dan Nyaman Digunakan
Huawei membekali layar luar berukuran 5,4 inci OLED LTPO dengan refresh rate adaptif 1–120 Hz yang dilindungi Kunlun Glass.
Karena dimensinya lebih lebar, penggunaan satu tangan memang membutuhkan sedikit penyesuaian, terutama saat mengetik atau menjangkau sisi layar.
Namun pengalaman berubah ketika perangkat dibuka.
Layar utama berukuran 7,7 inci dengan rasio 14:10 memberikan area kerja yang jauh lebih luas sehingga terasa menyerupai tablet mini. Tata letaknya juga membuat aktivitas mengetik, membaca dokumen, maupun multitasking menjadi lebih nyaman.
Pengalaman Menonton Video Lebih Maksimal
Salah satu keunggulan Huawei Pura XMAX adalah rasio layar yang lebih sesuai untuk menikmati konten multimedia.
Saat memutar video YouTube, area hitam (black bar) di bagian atas dan bawah layar menjadi jauh lebih tipis dibanding smartphone lipat dengan layar persegi.
Pengalaman menonton terasa lebih imersif karena video memenuhi sebagian besar area layar.