WONOSOBO – Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit bagi para pencinta matahari terbit. Berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut, kawasan ini menyuguhkan udara pegunungan yang sejuk, hamparan lautan awan, serta panorama alam yang memanjakan mata. Tak heran jika berburu golden sunrise menjadi agenda utama wisatawan saat berkunjung ke kawasan wisata ini.
Selain menawarkan keindahan matahari terbit, setiap lokasi di Dieng memiliki karakteristik dan daya tarik tersendiri. Berikut tiga spot terbaik untuk menikmati pesona sunrise di Dieng.
1. Pintu Langit Sky View Dieng
Pintu Langit Sky View menjadi salah satu destinasi paling populer untuk menikmati matahari terbit di Dieng. Dari gardu pandang ini, wisatawan dapat menyaksikan cahaya matahari perlahan muncul di balik pegunungan, menerangi lembah, hamparan sawah, hingga permukiman warga. Perpaduan langit keemasan dengan lanskap pegunungan menciptakan panorama yang memukau.
Berlokasi di Desa Sidorejo Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, tempat wisata ini dilengkapi berbagai spot foto menarik. Mulai dari gerbang ikonik berlatar pegunungan, jembatan kaca, jembatan merah, bingkai foto raksasa, hingga area duduk untuk menikmati panorama alam.
Berada di ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut, Pintu Langit Sky View juga dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menikmati fenomena lautan awan. Agar memperoleh pemandangan terbaik, wisatawan disarankan datang sebelum matahari terbit.
Di kawasan yang sama terdapat Taman Langit, destinasi wisata yang menawarkan taman dengan aneka tanaman, bebatuan alami berukuran besar, serta panorama perbukitan yang membentang luas. Kombinasi keduanya menjadikan kawasan ini sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Dieng.
2. Watu Angkruk
Watu Angkruk berasal dari bahasa Jawa, yakni "watu" yang berarti batu dan "angkruk" yang bermakna duduk atau bertengger. Nama tersebut menggambarkan lokasi wisata yang berada di atas tebing sehingga tampak seperti batu yang bertengger di ketinggian.
Dari tempat ini, wisatawan dapat menikmati panorama pegunungan Dieng yang membentang luas. Saat fajar tiba, cahaya matahari perlahan menyinari bukit, lahan pertanian, serta permukiman warga yang masih diselimuti kabut tipis sehingga menghadirkan suasana yang tenang sekaligus dramatis.
Salah satu ikon Watu Angkruk adalah jembatan kaca transparan yang menjorok ke arah jurang. Dari atas jembatan ini, pengunjung akan merasakan sensasi seolah melayang di atas awan dengan latar pegunungan yang megah. Spot tersebut menjadi favorit wisatawan untuk berfoto.
Selain jembatan kaca, tersedia pula gardu pandang yang menawarkan panorama 360 derajat. Dari titik ini tampak gagahnya Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang berpadu dengan hamparan lahan pertanian khas dataran tinggi. Lokasinya juga mudah dijangkau karena berada di jalur utama Wonosobo menuju Dieng sebelum pintu gerbang kawasan wisata utama.