KABUPATEN SIKKA – Aktris sekaligus pengusaha Luna Maya kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan membangun sebuah sekolah di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut menjadi bentuk nyata komitmennya dalam membantu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas belajar.
Bagi Luna, pembangunan sekolah tersebut bukan sekadar kegiatan sosial. Proyek itu merupakan wujud penghormatan terhadap amanah mendiang sang tante yang semasa hidupnya memiliki perhatian besar terhadap pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang tinggal di daerah terpencil.
Melalui unggahan di media sosial, Luna membagikan momen saat mengunjungi lokasi pembangunan sekolah. Kehadirannya disambut antusias oleh masyarakat dan anak-anak setempat yang berharap fasilitas pendidikan tersebut dapat membuka peluang lebih besar bagi generasi muda di Maumere.
Dalam kesempatan itu, Luna menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan. Menurutnya, kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh bakat, tetapi juga oleh kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.
Ia meyakini kemajuan keluarga, daerah, hingga bangsa berawal dari kualitas pendidikan masyarakat. Karena itu, setiap anak Indonesia berhak memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan memadai agar mampu mengembangkan potensi terbaiknya.
Luna juga membagikan kisah pribadinya sebagai motivasi untuk terus mendukung dunia pendidikan. Ia mengaku tidak sempat melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi karena hanya menyelesaikan pendidikan formal sampai sekolah menengah atas.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti belajar. Selama berkarier di dunia hiburan dan mengembangkan berbagai bisnis, Luna terus memperkaya pengetahuan melalui pengalaman, membaca, berdiskusi, serta mempelajari berbagai keterampilan baru.
Pengalaman tersebut membuatnya percaya bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia. Siapa pun dapat terus berkembang selama memiliki kemauan untuk mencari ilmu dan meningkatkan kemampuan diri.
Melalui pembangunan sekolah di Maumere, Luna berharap anak-anak memiliki kesempatan lebih luas untuk meraih cita-cita mereka. Ia ingin sekolah tersebut menjadi tempat lahirnya generasi yang percaya diri, berwawasan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Luna juga mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Dunia usaha, organisasi sosial, komunitas, hingga masyarakat umum memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan.
Ia optimistis kolaborasi berbagai elemen masyarakat dapat mempercepat pemerataan pendidikan, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana belajar.
Bagi Luna, membangun sekolah bukan hanya menghadirkan bangunan fisik, melainkan menciptakan ruang bagi anak-anak untuk belajar, bermimpi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.