Hingga saat ini, Shelby GT500 generasi pertama masih dianggap sebagai salah satu Ford Mustang dengan desain paling ikonik dan bernilai tinggi.
Setelah vakum selama beberapa dekade, nama GT500 kembali digunakan Ford pada 2007 sebagai varian performa tertinggi Mustang modern.
Puncak pengembangannya hadir pada model 2020–2022 yang menggunakan mesin V8 5,2 liter supercharged Predator.
Jantung pacu tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 760 hp dan torsi 625 lb-ft, menjadikannya Mustang produksi massal paling bertenaga dalam sejarah Ford saat pertama kali diperkenalkan.
Tenaga besar tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis dual-clutch (DCT) 7-percepatan yang menawarkan perpindahan gigi cepat dan responsif.
Shelby GT500 generasi terbaru mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 3,5 detik dengan kecepatan maksimum mendekati 290 km/jam, bergantung pada konfigurasi kendaraan.
Untuk mendukung performa tersebut, Ford melengkapinya dengan berbagai teknologi modern, antara lain:
- Suspensi adaptif MagneRide untuk meningkatkan stabilitas.
- Sistem pengereman performa tinggi dari Brembo.
- Diferensial limited-slip guna mengoptimalkan traksi.
Paket aerodinamika yang dirancang untuk menjaga kestabilan saat melaju di kecepatan tinggi maupun lintasan balap.
Shelby GT500 klasik kini menjadi salah satu muscle car dengan nilai investasi yang terus meningkat.
Unit produksi 1967–1968 yang masih mempertahankan kondisi orisinal dapat dihargai hingga ratusan ribu dolar Amerika Serikat, bergantung pada kondisi kendaraan, kelengkapan dokumen, dan keaslian komponennya.
Sementara itu, Shelby GT500 generasi modern juga memiliki daya tarik tinggi karena diproduksi dalam jumlah terbatas serta menawarkan performa yang mampu bersaing dengan berbagai mobil sport kelas premium.
Shelby Mustang GT500 bukan sekadar mobil berperforma tinggi, tetapi juga menjadi simbol kejayaan muscle car Amerika yang terus dikenang lintas generasi.