Disdik Bandar Lampung Buka Peluang Biayai Siswa Sekolah Swasta Melalui APBD Jika Sekolah Negeri Penuh

Disdik Bandar Lampung menyatakan pembiayaan siswa sekolah swasta melalui APBD dimungkinkan jika kapasitas sekolah negeri sudah tidak mencukupi.
Krisna Jeri - Minggu, 12 Jul 2026 - 16:27 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramadhan, menyatakan pemerintah daerah membuka peluang pembiayaan siswa sekolah swasta melalui APBD apabila kapasitas sekolah negeri tidak lagi mampu menampung seluruh peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramadhan, menyatakan pemerintah daerah membuka peluang pembiayaan siswa sekolah swasta melalui APBD apabila kapasitas sekolah negeri tidak lagi mampu menampung seluruh peserta didik. - Krisna Jeri

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Nur Ramadhan juga menyatakan dukungannya apabila usulan tersebut nantinya menjadi bagian dari pembahasan kebijakan pendidikan daerah.

"Iya, iya, boleh-boleh," ujarnya saat ditanya mengenai kemungkinan memasukkan skema pembiayaan sekolah swasta melalui APBD ke dalam pembahasan anggaran tahun 2027.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam rapat dengar pendapat tersebut adalah masih adanya calon peserta didik yang belum memperoleh kursi di sekolah negeri akibat keterbatasan kuota pada sejumlah sekolah.

Apabila jumlah lulusan sekolah dasar terus meningkat pada tahun-tahun mendatang, kerja sama antara pemerintah daerah dan sekolah swasta dinilai dapat menjadi alternatif untuk memastikan seluruh anak usia sekolah tetap memperoleh akses pendidikan tanpa harus terbebani biaya pendidikan yang tinggi.

Advertisements

Selain memperluas akses pendidikan, skema tersebut juga dapat menjadi solusi yang lebih efisien dibandingkan pembangunan sekolah negeri baru yang membutuhkan investasi anggaran besar serta waktu pelaksanaan yang relatif panjang.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements