BANDAR LAMPUNG – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BRI 2026 kembali menjadi perhatian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu informasi yang banyak dicari masyarakat adalah kabar mengenai pinjaman hingga Rp100 juta tanpa jaminan tambahan.
Informasi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan, terutama dari pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnis. Pasalnya, syarat agunan kerap menjadi kendala utama saat mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan.
Berdasarkan ulasan yang disampaikan kanal YouTube Edgar Tutorial, plafon pinjaman KUR Mikro BRI hingga Rp100 juta memang tidak mewajibkan nasabah menyerahkan agunan tambahan. Namun, terdapat sejumlah ketentuan yang tetap harus dipenuhi sebelum pengajuan kredit dapat disetujui.
Benarkah Pinjaman Rp100 Juta Tanpa Jaminan?
Jawabannya benar, tetapi dengan beberapa catatan penting.
Untuk plafon pinjaman hingga Rp100 juta, program KUR Mikro BRI tidak mensyaratkan adanya agunan tambahan dari peminjam. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari skema KUR yang didukung pemerintah guna memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Melalui program ini, pemerintah berupaya membantu pelaku usaha memperoleh modal dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan kredit komersial.
Meski demikian, tanpa agunan bukan berarti pengajuan otomatis disetujui. Setiap permohonan tetap melalui proses analisis kelayakan sesuai prinsip kehati-hatian perbankan.
Syarat Utama Pengajuan KUR Mikro BRI
Bank akan melakukan survei dan analisis terhadap usaha calon debitur sebelum memutuskan pencairan pinjaman.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain:
1. Usaha Benar-Benar Berjalan
Petugas akan memastikan usaha yang diajukan memang nyata dan aktif beroperasi.
Umumnya, usaha telah berjalan minimal enam bulan secara konsisten agar memiliki peluang lebih besar memperoleh pembiayaan.
2. Memiliki Omzet yang Stabil
Selain kondisi usaha, bank juga akan menilai arus kas dan omzet bisnis.