Desain bodinya yang kokoh dan tahan benturan membuatnya cukup populer di kalangan pecinta aktivitas alam bebas. Produk ini dipasarkan dengan harga mulai sekitar Rp5 jutaan.
4. Sementara itu, Suunto Vertical menjadi pilihan premium bagi pendaki yang membutuhkan kemampuan navigasi lebih lengkap.
Jam tangan ini mendukung peta offline, GPS multi-satelit, altimeter, prakiraan cuaca, hingga daya tahan baterai yang sangat panjang.
Tidak sedikit atlet trail running maupun pendaki profesional yang mengandalkan perangkat ini saat melakukan ekspedisi di medan berat. Harga Suunto Vertical berkisar Rp10 jutaan.
Bagi pendaki dengan anggaran yang lebih terbatas, Mercury ABC Watch dapat menjadi pilihan menarik.
Jam tangan ini telah dilengkapi fitur Altimeter, Barometer, dan Compass (ABC) yang sangat berguna untuk mengetahui ketinggian, perubahan tekanan udara, serta arah perjalanan.
Dengan harga sekitar Rp1,4 jutaan, perangkat ini cukup layak dipertimbangkan untuk aktivitas hiking maupun pendakian gunung.
Selain mempertimbangkan merek, pendaki juga disarankan memilih jam tangan yang memiliki ketahanan air minimal 10 ATM, material bodi yang kuat, layar yang tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari, serta baterai berkapasitas besar.
Kehadiran fitur pelacakan lokasi, navigasi GPS, hingga tombol darurat (SOS) juga menjadi nilai tambah yang dapat membantu meningkatkan keamanan selama berada di alam bebas.
Dengan semakin berkembangnya teknologi wearable, jam tangan outdoor kini bukan hanya menjadi pelengkap gaya, tetapi juga berperan sebagai perangkat keselamatan yang mampu membantu pendaki mengenali kondisi lingkungan, menentukan arah, hingga memantau perjalanan secara lebih akurat.
Memilih jam tangan yang sesuai dengan kebutuhan dan medan pendakian menjadi investasi penting bagi siapa pun yang gemar menjelajahi alam.