PKBI Lampung Barat Bekali 50 Paskibraka soal Kesehatan Reproduksi

Sebanyak 50 Paskibraka Lampung Barat mendapat pembekalan kesehatan reproduksi dan kepemimpinan untuk membentuk generasi berkualitas.
Lusiana Purba - Minggu, 09 Agt 2026 - 16:12 WIB
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Lampung Barat turut ambil bagian sebagai narasumber dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka yang digelar di Wisma Sindalapai, Kecamatan Balik Bukit.
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Lampung Barat turut ambil bagian sebagai narasumber dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka yang digelar di Wisma Sindalapai, Kecamatan Balik Bukit. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Sandarsyah menjelaskan, kepemimpinan pemuda tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjadi pemimpin dalam organisasi. Lebih dari itu, kepemimpinan mencakup kemampuan mengembangkan diri, membangun kepercayaan diri, berkomunikasi, memotivasi orang lain, serta bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

“Ini melibatkan pengembangan diri, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, motivasi, serta kerja sama tim untuk membawa perubahan sosial yang inovatif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut dia, pemuda juga harus mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan mampu mengenali potensi diri, menetapkan tujuan, serta berani mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat.

Kreativitas, semangat, dan perspektif yang segar menjadi modal penting bagi generasi muda untuk melahirkan gagasan inovatif sekaligus mendorong perubahan positif.

Advertisements

“Pemuda membawa perspektif segar, semangat, dan pendekatan inovatif yang dapat menghasilkan kebijakan berwawasan masa depan, seperti keberlanjutan dan inklusivitas jangka panjang,” terangnya.

Sandarsyah menambahkan, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 harus dipersiapkan sejak sekarang. Generasi muda yang saat ini berada pada usia produktif akan menjadi salah satu kekuatan utama pembangunan pada masa mendatang.

Karena itu, pemuda didorong mengambil peran dalam berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, sosial hingga politik. Kreativitas, semangat, dan tekad generasi muda diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Para pemuda juga diminta membangun kebiasaan positif, seperti memperbanyak membaca, menggunakan internet dan media sosial secara bijak, terbuka terhadap pengalaman baru, serta berani membangun ide dan visi untuk masa depan.

Advertisements

Selain kepemimpinan, pemahaman mengenai kesehatan reproduksi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.

Pemuda perlu memahami berbagai risiko kesehatan reproduksi, termasuk perilaku seksual berisiko, penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza), penyakit menular seksual (PMS) termasuk HIV/AIDS, serta pernikahan dini.

“Dengan demikian diharapkan akan lahir Generasi yang Berencana (GenRe) yang akan menjadi Generasi Emas,” pungkasnya.

Generasi tersebut diharapkan mampu merencanakan masa depan, baik dalam bidang pendidikan maupun pekerjaan, menerapkan pola hidup sehat, aktif dalam kehidupan masyarakat, serta merencanakan pernikahan secara matang.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements