Perkelahian Berdarah di Campang Jaya, Pria 50 Tahun Tewas dengan Luka Tusuk

Perkelahian Berdarah di Campang Jaya Bandar Lampung, Pria 50 Tahun Tewas Luka Tusuk
Krisna Jeri - Senin, 10 Agt 2026 - 14:00 WIB
Polisi melakukan penyelidikan setelah perkelahian berdarah terjadi di kawasan Campang Jaya, Bandar Lampung, yang menyebabkan seorang pria berinisial MS (50) meninggal dunia dan terduga pelaku mengalami luka-luka.
Polisi melakukan penyelidikan setelah perkelahian berdarah terjadi di kawasan Campang Jaya, Bandar Lampung, yang menyebabkan seorang pria berinisial MS (50) meninggal dunia dan terduga pelaku mengalami luka-luka. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Keluarga kemudian membawa MS ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Saat kejadian berlangsung, D masih berada di rumah korban. Pihak keluarga kemudian mengamankan D untuk mencegah terjadinya tindakan lebih lanjut.

Situasi berubah setelah keluarga mengetahui MS meninggal dunia. D kemudian berusaha meninggalkan lokasi.

Advertisements

Warga yang mengetahui upaya tersebut langsung melakukan pengejaran hingga berhasil menangkap D.

Terduga pelaku sempat menjadi sasaran amukan warga dan keluarga korban sebelum akhirnya diamankan polisi.

"Dari informasi yang kami terima, terduga pelaku sempat diamankan keluarga. Setelah mengetahui korban meninggal dunia, yang bersangkutan kemudian mencoba melarikan diri dan akhirnya berhasil diamankan warga," ujar Pandiangan.

Akibat kejadian tersebut, D mengalami sejumlah luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara.

Advertisements

Polisi juga menempatkan personel untuk melakukan penjagaan di rumah sakit guna mencegah kemungkinan terjadinya aksi lanjutan.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Barang-barang tersebut antara lain satu buah pisau, pakaian korban, satu unit sepeda motor, jaket, serta teko dan gelas yang digunakan untuk mengonsumsi minuman keras jenis tuak.

Pandiangan mengatakan, berdasarkan informasi awal yang diperoleh polisi, korban dan terduga pelaku diduga sempat mengonsumsi minuman keras jenis tuak sebelum peristiwa terjadi.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements