Kombinasi tersebut membuat Jaguar Mark II kerap dianggap sebagai salah satu pelopor konsep sports sedan modern.
Kemampuan Jaguar Mark II tergolong luar biasa untuk ukuran sedan pada era 1960-an.
Versi bermesin 3,8 liter mampu mencapai kecepatan sekitar 200 km/jam, tergantung spesifikasi dan konfigurasi kendaraan.
Performa tersebut membuat Mark II tidak sekadar menjadi sedan untuk perjalanan santai.
Sistem suspensi independen dan pengendalian yang dirancang secara dinamis turut mendukung karakter sportynya.
Perpaduan kenyamanan, kemewahan dan performa inilah yang kemudian membangun reputasi Mark II sebagai salah satu sedan paling berkarakter pada masanya.
Salah satu alasan Jaguar Mark II masih diminati hingga sekarang adalah desainnya yang relatif tak lekang waktu.
Grille khas Jaguar, lampu depan kembar, garis atap rendah dan proporsi bodi yang seimbang membuat mobil ini tetap terlihat menarik meski telah berusia lebih dari enam dekade.
Kesan mewah semakin kuat melalui penggunaan material interior berkualitas.
Pada sejumlah konfigurasi, kabinnya dilengkapi panel kayu dan jok berlapis kulit.
Interior Mark II merepresentasikan filosofi mobil mewah Inggris pada zamannya: elegan, formal, tetapi tidak berlebihan.
Di balik penampilannya sebagai sedan mewah, Jaguar Mark II juga memiliki sejarah di dunia motorsport.