BANDAR LAMPUNG – Toyota Celica merupakan salah satu mobil sport coupe paling ikonik dalam sejarah otomotif Jepang.
Mengusung desain sporty, mesin empat silinder, dan karakter berkendara yang terus berkembang, Celica mampu mempertahankan eksistensinya selama lebih dari tiga dekade.
Toyota pertama kali memperkenalkan Celica pada Desember 1970. Model tersebut kemudian berkembang melalui tujuh generasi hingga produksinya dihentikan pada 2006.
Sepanjang perjalanannya, Celica tidak hanya dikenal sebagai coupe bergaya. Mobil ini juga memiliki hubungan erat dengan dunia motorsport melalui varian legendaris GT-Four yang menjadi salah satu senjata Toyota di ajang World Rally Championship (WRC).
Nama Celica sendiri berasal dari bahasa Spanyol yang bermakna "celestial" atau "heavenly", yang merujuk pada sesuatu yang berkaitan dengan langit atau surgawi.
Toyota Celica lahir ketika pasar otomotif mulai menunjukkan ketertarikan terhadap mobil yang menawarkan perpaduan antara desain sporty, performa, dan harga yang relatif terjangkau.
Generasi pertama diperkenalkan di Jepang pada 1 Desember 1970. Toyota menempatkannya sebagai coupe sporty dengan karakter berbeda dari sedan konvensional.
Celica menggunakan platform yang memiliki hubungan dengan keluarga Toyota Carina, tetapi mendapatkan desain eksterior dan identitas tersendiri.
Pada awal kemunculannya, Celica tersedia dengan beberapa pilihan mesin empat silinder.
Salah satu varian yang menarik perhatian adalah Celica 1600 GT dengan mesin 1.588 cc DOHC yang menghasilkan 115 PS pada 6.400 rpm untuk spesifikasi pasar Jepang.
Konsep tersebut membuat Celica menjadi salah satu pelopor mobil sporty yang tetap dapat digunakan sebagai kendaraan sehari-hari.
Perjalanan Toyota Celica berlangsung melalui tujuh generasi. Setiap generasi membawa perubahan signifikan pada desain, teknologi, mesin, maupun karakter berkendara.