BANDAR LAMPUNG – Bugatti Royale Type 41 dikenal sebagai salah satu mobil paling mewah, terbesar, dan paling eksklusif yang pernah diproduksi dalam sejarah otomotif.
Dirancang oleh Ettore Bugatti pada akhir dekade 1920-an, mobil ini diciptakan khusus untuk keluarga kerajaan, kepala negara, dan kalangan bangsawan.
Meski proyek ambisius tersebut tidak mencapai target penjualan akibat Depresi Besar, Bugatti Royale tetap dikenang sebagai mahakarya teknik otomotif yang menjadi simbol kemewahan tanpa kompromi.
Bugatti memperkenalkan Type 41 Royale pada 1926 dengan tujuan menghadirkan mobil paling mewah, paling bertenaga, dan paling bergengsi di dunia.
Ettore Bugatti menargetkan produksi sebanyak 25 unit yang dipasarkan kepada keluarga kerajaan Eropa dan para pemimpin negara.
Namun, krisis ekonomi global atau Great Depression yang melanda dunia pada akhir 1920-an membuat pasar mobil ultra-mewah mengalami penurunan drastis.
Akibatnya, hanya tujuh unit Bugatti Royale yang berhasil dibuat dan hanya sebagian yang terjual kepada pelanggan.
Hingga kini, enam unit diketahui masih bertahan dan menjadi koleksi berharga di museum maupun kolektor otomotif dunia.
Bugatti Royale Type 41 memiliki dimensi yang jauh lebih besar dibandingkan mobil lain pada masanya.
Panjang bodinya mencapai lebih dari 6,4 meter dengan jarak sumbu roda (wheelbase) sekitar 4,3 meter, menjadikannya salah satu mobil penumpang terbesar yang pernah diproduksi.
Tampilan depannya dihiasi grille berbentuk tapal kuda yang menjadi ciri khas Bugatti. Sementara pada bagian kap mesin terpasang ornamen patung gajah menari hasil karya Rembrandt Bugatti, saudara Ettore Bugatti, yang kemudian menjadi salah satu ikon paling terkenal dalam sejarah merek tersebut.
Di balik kap mesin yang sangat panjang, Bugatti Royale Type 41 mengusung mesin delapan silinder segaris (Straight-8) berkapasitas 12.763 cc atau sekitar 12,7 liter dengan konfigurasi SOHC tiga katup per silinder.