Untuk kebutuhan dokumen dasar, pengguna sebenarnya dapat mengandalkan Google Docs, Sheets, dan Slides. Jika membutuhkan fitur tertentu yang lebih kompleks, layanan berbasis web juga dapat menjadi alternatif.
Anggapan bahwa tablet ini seharusnya digantikan laptop juga tidak sepenuhnya tepat. Tablet dan laptop memiliki karakter penggunaan yang berbeda.
Tablet lebih unggul untuk aktivitas seperti:
- Membaca dokumen dan buku.
- Mencatat menggunakan stylus.
- Menggambar.
- Menonton konten.
- Aktivitas produktivitas ringan.
- Mobilitas karena bentuknya lebih ringkas.
Layar IPS 2,5K Justru Jadi Salah Satu Keunggulan
Penggunaan panel IPS juga sempat mendapat kritik karena dianggap tertinggal dibandingkan OLED.
Namun, layar Lenovo Idea Tab memiliki resolusi 2,5K, refresh rate 90 Hz, serta cakupan warna 100 persen sRGB. Panel tersebut mampu menghasilkan tampilan yang tajam dan nyaman untuk berbagai kebutuhan.
Keuntungan lain dari IPS adalah tidak memiliki risiko burn-in permanen seperti yang dapat terjadi pada panel OLED.
Dimensity 6300 Masih Cukup untuk Produktivitas
Chipset MediaTek Dimensity 6300 juga sempat dipertanyakan oleh sebagian pengguna.
Namun, hasil pengujian menunjukkan performanya masih cukup untuk kebutuhan produktivitas dan pekerjaan tertentu. Dalam pengujian render video Full HD 60 fps berdurasi dua menit, Lenovo Idea Tab mampu menyelesaikan proses ekspor lebih cepat dari durasi video tersebut.
Artinya, performanya tidak bisa hanya dinilai dari kelas chipset. Skenario penggunaan tetap menjadi faktor penting.
Tidak Ada SIM Card, Apakah Masalah?
Ketiadaan konektivitas seluler atau slot kartu SIM juga menjadi salah satu hal yang diperdebatkan.
Namun, bagi pengguna yang lebih sering berada di sekitar smartphone, koneksi hotspot dapat menjadi solusi praktis. Cara ini juga memungkinkan pengguna tidak perlu membeli dan mengelola kartu SIM kedua.