Kebakaran Lahan Seluas 1.000 Meter Persegi Terjadi di Campang Jaya Bandar Lampung

Petugas tiba di lokasi pada pukul 22.45 WIB atau dengan waktu respons selama lima menit sejak laporan diterima.
Arif Setiawan - Jumat, 28 Agt 2026 - 15:03 WIB
Petugas Damkarmat Bandar Lampung melakukan pendinginan secara manual setelah kebakaran lahan di kawasan Perumahan GAM, Campang Jaya, Sukabumi, berhasil padam.
Petugas Damkarmat Bandar Lampung melakukan pendinginan secara manual setelah kebakaran lahan di kawasan Perumahan GAM, Campang Jaya, Sukabumi, berhasil padam. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG — Kebakaran melanda lahan di Jalan Pangeran Tirtayasa Gang Swadya RT 01 LK 01, kawasan perbukitan Perumahan GAM, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 22.40 WIB.

"Setelah menerima laporan, satu unit mobil supply Pos Siaga Kedamaian (BKO Sukabumi) langsung dikerahkan ke lokasi," kata Anthoni, Jumat 28 Agustus 2026.

Laporan kebakaran diterima Mako Tendean pada pukul 22.40 WIB. Petugas kemudian mengerahkan satu unit mobil dari Unit Supply Pos Siaga Kedamaian (BKO Sukabumi) pada pukul 22.42 WIB

Advertisements

Petugas tiba di lokasi pada pukul 22.45 WIB atau dengan waktu respons selama lima menit sejak laporan diterima.

Saat petugas tiba, api dilaporkan sudah padam. Personel kemudian melakukan proses pendinginan secara manual bersama pamong setempat untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Proses penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 22.58 WIB. Lahan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 20 x 50 meter atau kurang lebih 1.000 meter persegi. Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian dalam peristiwa tersebut.

Anthoni menjelaskan, lahan yang terbakar memiliki luas sekitar 20 meter x 50 meter.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Berdasarkan keterangan pamong setempat, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran yang kemudian ditinggalkan.

"Diduga ada orang yang membakar lalu ditinggalkan. Karena intensitas angin cukup kencang, api kemudian cepat membesar dan membakar lahan di sekitarnya," ujarnya.

Namun, Anthoni menegaskan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Saat petugas tiba di lokasi, api telah padam. Petugas kemudian melakukan pendinginan secara manual bersama pamong setempat untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements