Ia berharap pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan, Kementerian PANRB, serta Presiden Republik Indonesia, dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tenaga kesehatan PPPK Paruh Waktu yang selama ini tetap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Harapan kami tentu ada solusi yang adil dan memberikan kepastian bagi seluruh PPPK Paruh Waktu. Kami ingin terus mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Semangat serupa disampaikan Ketua PPPK PW Teknis Lampung Utara, Deni Yanti Zubir. Ia mengatakan tenaga teknis juga merupakan bagian penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.
“Kami dari tenaga teknis siap bergabung dalam Silatnas 7 September mendatang. Kami ingin menyampaikan aspirasi secara langsung dan berharap ada kebijakan yang memberikan kepastian bagi PPPK Paruh Waktu. Kami ingin tetap mengabdi dan bekerja secara maksimal, tetapi tentu kami juga membutuhkan kejelasan mengenai masa status kami,” kata Deni, Sabtu (29/8/2026).
Deni berharap pemerintah pusat melalui Kementerian PANRB dan kementerian/lembaga terkait memberikan perhatian terhadap tenaga teknis yang selama ini telah menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Menurutnya, perjuangan PPPK Paruh Waktu bukan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu. Perjuangan tersebut berkaitan dengan kepastian status, penghargaan atas pengabdian, serta perlakuan yang adil bagi seluruh tenaga yang telah mengabdikan diri kepada pemerintah dan masyarakat.
Aliansi PPPK PW Lampung Utara pun mengajak seluruh elemen PPPK Paruh Waktu menjaga kekompakan dan menyampaikan aspirasi secara tertib, santun, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Silatnas 7 September 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat perjuangan PPPK Paruh Waktu sekaligus membuka ruang dialog antara para tenaga PPPK PW dengan pemerintah pusat.
Melalui forum tersebut, Aliansi PPPK PW Lampung Utara berharap aspirasi tenaga kependidikan, kesehatan, dan teknis dapat didengar secara langsung oleh pemerintah. Mereka berharap Presiden RI bersama kementerian dan lembaga terkait dapat menghadirkan kebijakan yang memberikan kepastian status, peningkatan kesejahteraan, penghargaan atas pengabdian, serta peluang pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK penuh waktu.
Aliansi PPPK PW Lampung Utara menegaskan, kehadiran mereka dalam Silatnas bukan sekadar untuk berkumpul. Mereka datang membawa harapan para tenaga yang ingin terus mengabdi kepada negara dengan status kepegawaian dan masa depan yang lebih jelas. (*)