Ducati 888 dan Doug Polen, Duet yang Mengantarkan Ducati Juara Dunia WSBK

Ducati 888 merupakan superbike legendaris yang mengantarkan Ducati meraih kejayaan WSBK sebelum era Ducati 916.
Krisna Jeri - Selasa, 01 Sep 2026 - 07:53 WIB
Ducati 888 menjadi salah satu superbike paling penting dalam sejarah Ducati. Mesin Desmoquattro, rangka trellis, serta prestasi luar biasa di WSBK membuatnya tetap diburu kolektor hingga kini.
Ducati 888 menjadi salah satu superbike paling penting dalam sejarah Ducati. Mesin Desmoquattro, rangka trellis, serta prestasi luar biasa di WSBK membuatnya tetap diburu kolektor hingga kini. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Di sisi lain, Ducati mulai menyiapkan generasi baru yang kemudian mengubah wajah superbike dunia.

Pada 1993, Ducati 888 masih membawa prestasi penting dengan mengantarkan Ducati meraih gelar konstruktor WSBK.

Advertisements

Setelah itu, giliran Ducati 916 mengambil alih panggung.

Kehadiran 916 membawa desain dan pendekatan teknis baru yang kemudian menjadikannya salah satu superbike paling berpengaruh sepanjang sejarah.

Namun, menyebut 888 sekadar sebagai pendahulu 916 tentu tidak cukup untuk menggambarkan perannya.

Sebelum 916 muncul, Ducati sudah terlebih dahulu berada di puncak persaingan superbike dunia.

Advertisements

Ducati 888 menjadi salah satu motor yang membentuk identitas Ducati sebagai produsen superbike berorientasi balap.

Mesin V-twin 888 cc, teknologi Desmoquattro, rangka trellis, bobot relatif ringan dan prestasi di WSBK membuat motor ini memiliki tempat khusus dalam sejarah sepeda motor Italia.

Lebih dari itu, keberhasilan Ducati 888 membuktikan bahwa konfigurasi dua silinder mampu menghadapi bahkan mendominasi persaingan melawan motor-motor empat silinder.

Catatan 23 kemenangan dari 26 balapan WSBK pada 1991 menjadi gambaran betapa kuatnya Ducati 888 F91 ketika berada di lintasan.

Advertisements

Setahun kemudian, Ducati kembali meraih gelar dunia bersama Doug Polen. Pada 1993, Ducati 888 juga mengantarkan pabrikan tersebut meraih gelar konstruktor.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements