Di sisi lain, Ducati mulai menyiapkan generasi baru yang kemudian mengubah wajah superbike dunia.
Pada 1993, Ducati 888 masih membawa prestasi penting dengan mengantarkan Ducati meraih gelar konstruktor WSBK.
Setelah itu, giliran Ducati 916 mengambil alih panggung.
Kehadiran 916 membawa desain dan pendekatan teknis baru yang kemudian menjadikannya salah satu superbike paling berpengaruh sepanjang sejarah.
Namun, menyebut 888 sekadar sebagai pendahulu 916 tentu tidak cukup untuk menggambarkan perannya.
Sebelum 916 muncul, Ducati sudah terlebih dahulu berada di puncak persaingan superbike dunia.
Ducati 888 menjadi salah satu motor yang membentuk identitas Ducati sebagai produsen superbike berorientasi balap.
Mesin V-twin 888 cc, teknologi Desmoquattro, rangka trellis, bobot relatif ringan dan prestasi di WSBK membuat motor ini memiliki tempat khusus dalam sejarah sepeda motor Italia.
Lebih dari itu, keberhasilan Ducati 888 membuktikan bahwa konfigurasi dua silinder mampu menghadapi bahkan mendominasi persaingan melawan motor-motor empat silinder.
Catatan 23 kemenangan dari 26 balapan WSBK pada 1991 menjadi gambaran betapa kuatnya Ducati 888 F91 ketika berada di lintasan.
Setahun kemudian, Ducati kembali meraih gelar dunia bersama Doug Polen. Pada 1993, Ducati 888 juga mengantarkan pabrikan tersebut meraih gelar konstruktor.