LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mulai menggerakkan budaya hidup bersih dan pelestarian lingkungan secara masif melalui pencanangan Gerakan Aman, Sehat, Resik dan Indah atau ASRI. Program tersebut ditandai dengan aksi gotong royong serentak yang melibatkan seluruh elemen hingga tingkat pekon dan sekolah.
Pencanangan Gerakan ASRI dipimpin langsung Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus di Taman Kota, Kecamatan Balikbukit, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke-35 Kabupaten Lampung Barat.
Gerakan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat kemudian menerjemahkan arahan tersebut melalui gerakan gotong royong yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Suasana pencanangan semakin semarak saat Bupati Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin, Forkopimda dan jajaran kepala perangkat daerah memukul Kekuhan Pekhing atau kentongan bambu. Pemukulan tersebut menjadi penanda resmi dimulainya Gerakan ASRI di Bumi Beguai Jejama.
Pelaksanaan kegiatan tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten. Gotong royong digelar serentak di seluruh wilayah Lampung Barat dengan melibatkan Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, 15 kecamatan, pekon hingga sekolah.
Menariknya, pelaksanaan gotong royong di berbagai wilayah dipantau langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati melalui zoom meeting. Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh jajaran, mulai tingkat kecamatan hingga pekon, benar-benar turun ke lapangan dan tidak sekadar mengikuti kegiatan secara simbolis.
Usai apel bersama, Bupati dan Wakil Bupati langsung menyusuri sejumlah lokasi gotong royong. Kawasan Taman Hamtebiu hingga Bundaran Liwa menjadi sasaran pembersihan, dengan setiap organisasi perangkat daerah dan instansi telah mendapatkan pembagian lokasi masing-masing.
Parosil dan Mad Hasnurin juga ikut membersihkan trotoar bersama masyarakat dan aparatur sipil negara. Keterlibatan langsung pimpinan daerah tersebut menjadi pesan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.
Selain membersihkan lingkungan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon buah alpukat di pelataran objek wisata Hamtebiu. Penanaman pohon tersebut menjadi simbol komitmen Pemkab Lampung Barat dalam menjaga lingkungan sekaligus mendorong penghijauan di kawasan perkotaan.
Pemerintah daerah turut memberikan apresiasi kepada tenaga kebersihan dan pertamanan yang selama ini berperan menjaga keindahan lingkungan. Sebanyak 10 sertifikat diserahkan kepada tenaga kebersihan yang dinilai memiliki dedikasi tinggi.
Bupati Parosil Mabsus menegaskan Gerakan ASRI tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia menginginkan gerakan tersebut berkembang menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat.
“Gerakan ini jangan hanya hari ini. Minimal satu bulan sekali kita laksanakan, mulai dari kabupaten, kecamatan sampai pekon,” tegas Parosil.