Bupati Lambar Minta Peratin Data Ulang Warga yang Terhapus dari BPJS PBI

Parosil meminta peratin mendata ulang warga desil 1, 2, dan 3 yang terhapus dari BPJS PBI agar kembali mendapat akses layanan kesehatan.
Rinto Arius - Minggu, 13 Sep 2026 - 14:22 WIB
Kujungan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hidayah, Pekon Muara Jaya II, Kecamatan Kebun Tebu, Bupati singgung masalah keterhaousan BPJS.
Kujungan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hidayah, Pekon Muara Jaya II, Kecamatan Kebun Tebu, Bupati singgung masalah keterhaousan BPJS. - Foto Dok. Kominfo Lambar

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – 

Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus meminta para peratin (kepala desa) melakukan pendataan ulang terhadap warga yang terhapus dari kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Permintaan tersebut disampaikan Parosil saat menghadiri pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hidayah, Pekon Muara Jaya II, Kecamatan Kebun Tebu, Minggu (13/9/2026).

Parosil menyebut masih banyak keluhan dari warga yang sebelumnya masuk dalam desil 1, 2, dan 3, tetapi kini tidak lagi mendapatkan kepesertaan BPJS PBI yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Advertisements

Karena itu, ia meminta para peratin memastikan kembali kondisi warganya melalui pendataan di tingkat pekon. Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar untuk membantu warga melalui Dinas Sosial.

"Pak Peratin. Tolong nanti didata ya, mana masyarakat yang masuk desil satu, dua, dan tiga, tapi terhapus dari pada dana PBI sehingga tidak memiliki BPJS. Agar dibantu oleh Dinas Sosial," kata Parosil.

Menurut Parosil, pendataan tersebut penting untuk memastikan masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan.

Ia mengingatkan agar persoalan kepesertaan PBI tidak sampai membuat warga kesulitan ketika membutuhkan pengobatan.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

"Supaya jangan terjadi hal yang tidak kita inginkan. Masyarakat kita mau berobat tapi tidak mendapatkan pelayanan kesehatan," ujarnya.

Selain menyoroti kepesertaan BPJS PBI, Parosil mengajak masyarakat menjadikan Rasulullah SAW sebagai suri teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap kegiatan pengajian tidak hanya menjadi seremoni, tetapi memberikan makna dan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam membangun kehidupan keluarga.

"Kita awali dari rumah tangga kita sendiri terlebih dahulu, bagaimana kita menciptakan keharmonisan dalam rumah tangga," katanya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements