Ramalan Harga Emas Minggu Ini Usai Turun 2,24%, Ada Peluang Bangkit

Meski menguat pada perdagangan terakhir pekan lalu, harga emas secara keseluruhan masih mencatat koreksi 2,24% sepanjang pekan.
Arif Setiawan - Senin, 28 Sep 2026 - 09:04 WIB
Harga emas dunia terkoreksi 2,24% sepanjang pekan lalu meski menguat pada perdagangan Jumat. Secara teknikal, emas masih berada di zona bearish namun berpeluang menguat pekan ini
Harga emas dunia terkoreksi 2,24% sepanjang pekan lalu meski menguat pada perdagangan Jumat. Secara teknikal, emas masih berada di zona bearish namun berpeluang menguat pekan ini - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

RSI di bawah level 50 umumnya menunjukkan kecenderungan bearish. Namun, posisi RSI emas yang masih berada tidak terlalu jauh dari level 50 menunjukkan tekanan bearish belum terlalu kuat sehingga pergerakannya masih cenderung netral.

Sementara itu, indikator Stochastic RSI 14 hari berada di level 44. Indikator tersebut berada di area jual atau short, meski sinyalnya belum terlalu kuat.

Untuk perdagangan minggu ini, harga emas masih memiliki peluang untuk menguat. Level yang perlu dicermati adalah pivot point di US$ 4.306 per troy ons.

Jika mampu melewati level tersebut, harga emas berpotensi menguji Moving Average (MA) 5 di US$ 4.341 per troy ons. Setelah itu, area resistance berikutnya berada di kisaran US$ 4.353-US$ 4.449 per troy ons.

Advertisements

Dalam skenario paling optimistis, harga emas berpotensi menguji level US$ 4.511 per troy ons.

Sebaliknya, apabila harga kembali mengalami tekanan, level US$ 4.252 per troy ons menjadi support terdekat yang perlu diperhatikan.

Jika level tersebut ditembus, harga emas berisiko melanjutkan penurunan menuju kisaran US$ 4.215-US$ 4.159 per troy ons.

Adapun dalam skenario paling pesimistis, harga emas berpotensi turun hingga level US$ 4.073 per troy ons.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements